Dana Eks PNPM Lampung Utara Didorong Masuk BUMDesma, Bisa Jadi Alternatif Pinjaman Warga

DPMD Lampung Utara Mendorong Transformasi Dana Eks PNPM ke BUMDesma, 14 Kecamatan Belum Beralih dan Dana Diharapkan Membantu Permodalan Masyarakat
Hasan Saputra - Minggu, 18 Okt 2026 - 21:54 WIB
Kepala Seksi Usaha Ekonomi Masyarakat DPMD Lampung Utara, Yuni Santoso
Kepala Seksi Usaha Ekonomi Masyarakat DPMD Lampung Utara, Yuni Santoso - Foto Hasan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Karena itu, ia berharap dana eks PNPM yang masih tersedia dapat segera dikelola melalui BUMDesma agar kembali memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Untuk itu, diharapkan dana PNPM yang mengendap dapat segera bertransformasi dan dapat membantu masyarakat. Meskipun bentuknya pinjaman, namun pinjaman ini dengan bunga rendah dari Bank Mekar," terangnya.

Yuni menambahkan, DPMD saat ini masih menunggu laporan hasil musyawarah dari kecamatan yang sebelumnya telah dikunjungi. Laporan tersebut diperlukan untuk mengetahui perkembangan persiapan pembentukan BUMDesma dan memastikan keberadaan dana eks PNPM di masing-masing wilayah.

Ia berharap proses transformasi dapat segera dituntaskan sehingga dana yang masih tersedia tidak terus mengendap dan bisa dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat desa.

Advertisements

Sumber daya manusia yang selama ini terlibat dalam lembaga pengelola dana eks PNPM Mandiri Perdesaan, yakni Unit Pengelola Kegiatan (UPK), juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam proses transformasi tersebut.

DPMD Lampung Utara pun terus mendorong pemerintah desa dan kecamatan untuk berkoordinasi serta mempercepat musyawarah pembentukan BUMDesma agar pengelolaan dana eks PNPM dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements