BANDAR LAMPUNG – Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Srikandi PLN UID Lampung berkolaborasi dengan PLN Peduli menggelar pelatihan kewirausahaan bertajuk Women Support Women: Berdaya Tanpa Batas.
Kegiatan ini diikuti 20 perempuan penyandang disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL).
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat pemberdayaan perempuan, memperluas akses ekonomi yang inklusif, serta mendorong kesetaraan gender dan kemandirian usaha.
Pelatihan berfokus pada keterampilan mengolah kuliner, khususnya siomay dan dimsum, dengan pendampingan dari Rumah Mama Pintar.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan produktif menjadi peluang usaha yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai pengolahan bahan baku, pembuatan produk, hingga proses produksi siomay dan dimsum.
Keterampilan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk merintis usaha kuliner secara mandiri.
Selain meningkatkan kemampuan produksi, program ini juga diarahkan untuk membuka kesempatan bagi perempuan penyandang disabilitas agar dapat berpartisipasi lebih luas dalam kegiatan ekonomi.
Manager Distribusi PLN UID Lampung, Moh. Sadli, mengatakan program Women Support Women: Berdaya Tanpa Batas merupakan salah satu bentuk kontribusi PLN dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“PLN meyakini setiap individu memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi. Melalui pelatihan ini, kami ingin membuka ruang bagi perempuan penyandang disabilitas untuk mengasah keterampilan, meningkatkan nilai tambah produk, serta memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas pasar. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membangun usaha mandiri dan memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga,” ungkap Sadli.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang memiliki nilai ekonomi.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, S.E., M.H., turut mengapresiasi kolaborasi Srikandi PLN UID Lampung, PLN Peduli, dan PKDL dalam menghadirkan pelatihan kewirausahaan bagi perempuan penyandang disabilitas.