Selain memperbaiki badan jalan, Pemkot Bandar Lampung turut melaksanakan revitalisasi trotoar di empat ruas jalan. Pembenahan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan pejalan kaki sekaligus memperbaiki kualitas fasilitas pendukung di kawasan perkotaan.
Empat lokasi yang masuk program tersebut meliputi Jalan Ahmad Yani sepanjang 5,1 kilometer di Kecamatan Tanjung Karang Pusat (TKP), Jalan Sultan Agung sepanjang 1,4 kilometer di Kecamatan Way Halim, serta Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan H. Juanda di Kecamatan Enggal hingga Jalan Dr. Susilo di Kecamatan Teluk Betung Utara (TBU) dengan cakupan penanganan sepanjang 1,5 kilometer.
Revitalisasi juga dilakukan di Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Teluk Betung Utara, sepanjang 1,068 kilometer.
Lebar trotoar yang ditangani bervariasi, mulai dari sekitar 1,2 meter hingga 3,5 meter, menyesuaikan kondisi masing-masing lokasi.
Dedi menjelaskan, penggunaan konstruksi beton dalam peningkatan jalan diharapkan mampu memberikan daya tahan lebih baik, terutama dalam menghadapi beban kendaraan berat dan kondisi genangan air.
Peningkatan kualitas jalan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran transportasi perkotaan.
Sementara itu, revitalisasi trotoar diharapkan dapat menunjang kenyamanan masyarakat yang beraktivitas dengan berjalan kaki.
Pemkot Bandar Lampung juga berharap tambahan anggaran melalui APBD Perubahan, khususnya untuk Jalan Batu Suluh, dapat memperluas manfaat pembangunan infrastruktur bagi masyarakat di Kecamatan Sukabumi dan sekitarnya.
Dukungan warga selama proses pengerjaan turut diperlukan agar pelaksanaan proyek dapat berjalan lancar.
Pemerintah kota berharap hasil pembangunan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas masyarakat dalam jangka panjang.
“Mohon dukungan masyarakat selama proses pekerjaan, karena ini untuk kepentingan bersama,” pungkasnya