Penerimaan PKB Lampung Baru 40 Persen, Nasib Perpanjangan Keringanan Masih Dibahas

Kepala Bapenda Lampung Saipul menyebut target penerimaan PKB baru tercapai sekitar 40 persen. Perpanjangan keringanan pajak masih dalam evaluasi.
Krisna Jeri - Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:55 WIB
Kepala Bapenda Provinsi Lampung Saipul menyampaikan realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor baru mencapai sekitar 40 persen.
Kepala Bapenda Provinsi Lampung Saipul menyampaikan realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor baru mencapai sekitar 40 persen. - Krisna Jeri

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

“Kalau melihat sisanya tinggal dua bulan setengah ya kayaknya kalau untuk PKB itu berat untuk tercapainya, kalau PKB ya, Pajak Kendaraan Bermotor,” ungkapnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah daerah dalam mengevaluasi program keringanan pajak kendaraan.

Selain memantau penerimaan, evaluasi juga diperlukan untuk melihat sejauh mana kebijakan tersebut mampu mendorong masyarakat memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor.

Program keringanan pajak kendaraan menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan kepada wajib pajak sekaligus mendorong peningkatan penerimaan daerah.

Advertisements

 

Bapenda Lampung masih mengkaji perkembangan penerimaan dan efektivitas program sebelum menentukan kebijakan berikutnya.

Keputusan yang akan diambil pada akhir masa program tersebut menjadi perhatian masyarakat, khususnya pemilik kendaraan yang ingin memanfaatkan keringanan pajak.

Sementara itu, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan mengoptimalkan penerimaan PKB hingga akhir tahun anggaran.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements