Sering Kesemutan Saat Bekerja? Waspadai Carpal Tunnel Syndrome yang Bisa Ganggu Produktivitas

Carpal Tunnel Syndrome merupakan gangguan akibat tertekannya saraf median di area terowongan karpal pada pergelangan tangan
Arif Setiawan - Rabu, 04 Nov 2026 - 13:21 WIB
Ilustrasi pekerja yang mengalami gangguan pada pergelangan tangan akibat aktivitas berulang. Dinkes Bandar Lampung mengimbau masyarakat menerapkan pola kerja ergonomis untuk mencegah Carpal Tunnel Syndrome.
Ilustrasi pekerja yang mengalami gangguan pada pergelangan tangan akibat aktivitas berulang. Dinkes Bandar Lampung mengimbau masyarakat menerapkan pola kerja ergonomis untuk mencegah Carpal Tunnel Syndrome. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

"Langkah awal yang krusial adalah memastikan posisi kerja yang ergonomis setiap hari," kata Muhtadi.

Ia menyarankan pekerja menjaga posisi pergelangan tangan tetap netral atau lurus selama beraktivitas. Posisi siku juga dianjurkan membentuk sudut sekitar 90 derajat agar tangan tidak mengalami tekanan berlebihan.

Selain itu, penataan meja dan kursi perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta postur tubuh masing-masing pekerja. Pengaturan tempat kerja yang tepat dapat membantu mengurangi ketegangan pada tangan dan pergelangan tangan selama menjalankan pekerjaan.

Muhtadi juga mengingatkan pentingnya menyediakan waktu istirahat di sela-sela aktivitas. Pekerja dianjurkan mengambil jeda setiap 30 hingga 60 menit dengan melakukan peregangan ringan selama satu hingga dua menit.

Advertisements

Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi ketegangan akibat gerakan berulang. Dengan memperhatikan posisi kerja, mengatur beban aktivitas, serta mengenali gejala sejak dini, masyarakat diharapkan dapat menjaga kesehatan tangan sekaligus mempertahankan produktivitas dalam jangka panjang.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements