Pisah Rumah, Clara Shinta Pilih Jaga Jarak Demi Redam Konflik Rumah Tangga

Clara Shinta memilih pisah rumah dan menghentikan komunikasi demi meredam konflik rumah tangga serta menjaga anak.
Lusiana Purba - Selasa, 05 Mei 2026 - 15:53 WIB
Clara Shinta akui sudah pisah rumah dengan Alexander Assad.
Clara Shinta akui sudah pisah rumah dengan Alexander Assad. - Foto Instagram @clarashintareal

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

JAKARTA – Polemik rumah tangga yang dihadapi Clara Shinta memasuki babak baru. Ia mengungkapkan kini sudah tidak lagi tinggal satu rumah dengan suaminya, Alexander Assad, sebagai langkah menjaga kondisi emosional di tengah situasi yang memanas.

Keputusan tersebut diambil menyusul mencuatnya dugaan skandal video call sex (VCS) yang melibatkan sang suami dengan seorang perempuan bernama Tri Indah. Isu ini menjadi pemicu retaknya hubungan keduanya hingga akhirnya memilih berpisah tempat tinggal.

Clara menegaskan bahwa langkah tersebut bukan tanpa alasan. Ia mengaku membutuhkan ruang untuk menenangkan diri agar tidak terjebak dalam konflik berkepanjangan.

Ia juga mengungkapkan bahwa komunikasi langsung dengan suaminya kini dihentikan sementara. Segala urusan yang berkaitan dengan permasalahan mereka diserahkan kepada kuasa hukum, Sunan Kalijaga.

Advertisements

Menurut Clara, keputusan itu diambil demi menjaga situasi tetap kondusif. Ia menilai komunikasi secara langsung justru berpotensi memicu perdebatan berulang tanpa titik temu.

Dalam pandangannya, konflik yang terus berputar tanpa penyelesaian hanya akan memperburuk keadaan. Karena itu, ia memilih menjaga jarak sebagai langkah terbaik untuk saat ini.

Di tengah situasi yang tidak mudah, Clara menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah kondisi anak-anak. Ia berupaya menjaga stabilitas psikologis mereka agar tidak terdampak secara negatif oleh permasalahan orang tua.

Meski anak-anaknya belum sepenuhnya memahami apa yang terjadi, Clara menyadari bahwa mereka mulai menangkap perubahan dalam keluarga. Untuk itu, ia memberikan penjelasan sederhana agar anak-anak tetap merasa aman dan tidak terbebani.

Advertisements

Ia menyampaikan kepada anak-anak bahwa ayah mereka sedang sibuk bekerja. Hal itu dinilai lebih menenangkan, mengingat sebelumnya sang ayah juga kerap bepergian ke luar kota dalam waktu lama.

Clara juga menekankan pentingnya menjaga suasana rumah tetap tenang. Baginya, kondisi emosional anak-anak harus menjadi prioritas utama.

Sementara itu, ia memilih menyerahkan proses penyelesaian masalah kepada pihak profesional. Dengan melibatkan kuasa hukum, Clara berharap persoalan dapat ditangani secara objektif dan terarah.

Langkah ini menunjukkan bahwa Clara ingin menyelesaikan masalah dengan kepala dingin tanpa memperkeruh keadaan melalui konflik terbuka.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements