MALANG – Nama Sarwendah kembali menjadi perhatian publik setelah muncul rumor yang menyebut dirinya melakukan ritual pesugihan di kawasan Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur.
Isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial usai beredarnya video milik Pesulap Merah yang menampilkan percakapan dengan seorang kuncen di kawasan Gunung Kawi.
Menanggapi isu yang berkembang, tim kuasa hukum Sarwendah memberikan klarifikasi dan membantah tudingan yang menyebut mantan personel Cherrybelle itu datang ke Gunung Kawi untuk menjalani ritual mistis.
Kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, menjelaskan bahwa kliennya memang pernah mendatangi Gunung Kawi sekitar tahun 2021 hingga 2022. Namun, kedatangan tersebut bukan untuk kepentingan ritual pesugihan, melainkan untuk proses syuting konten podcast bertema horor.
Menurut pihak kuasa hukum, saat itu Sarwendah datang bersama tim produksinya, termasuk Jordi Onsu, untuk membuat podcast berjudul Kakak Beradik yang mengangkat tema misteri dan horor.
Karena konsep acara tersebut berkaitan dengan lokasi-lokasi mistis, Gunung Kawi dipilih sebagai salah satu lokasi syuting.
Penjelasan itu disampaikan agar publik tidak langsung mempercayai berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial. Pasalnya, setelah video Pesulap Merah viral, banyak warganet mulai menghubungkan kedatangan Sarwendah ke Gunung Kawi dengan praktik pesugihan.
Bahkan, sebagian netizen turut mengaitkan rumor tersebut dengan kondisi kesehatan mantan suami Sarwendah, Ruben Onsu. Spekulasi liar itu kemudian semakin meluas dan menjadi perbincangan hangat di dunia maya.
Meski demikian, pihak Sarwendah memilih bersikap hati-hati dalam menyikapi video yang beredar. Tim kuasa hukum mengaku masih mempelajari isi video tersebut secara menyeluruh sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Menurut Abraham Simon, pihaknya tidak ingin terburu-buru menuduh pihak tertentu telah melakukan pencemaran nama baik.
Meski nama Sarwendah disebut dalam video tersebut, tujuan kedatangannya ke Gunung Kawi tidak dijelaskan secara rinci sehingga menimbulkan banyak tafsir di tengah masyarakat.
Source:
Baca Juga
Rekomendasi
Berita Populer
- #1
- #2
- #3
- #4
- #5