Ini Identitas Dua Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Labuhan Jukung

Peristiwa wisatawan terseret ombak kembali terjadi di Pantai Labuhan Jukung, Pesisir Barat, Selasa pagi.
Yogi Astrayuda - Selasa, 26 Mei 2026 - 11:55 WIB
Petugas BPBD bersama warga mengevakuasi korban terseret ombak di Pantai Labuhan Jukung, Pesisir Barat, Selasa pagi.
Petugas BPBD bersama warga mengevakuasi korban terseret ombak di Pantai Labuhan Jukung, Pesisir Barat, Selasa pagi. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

PESISIR BARAT – Peristiwa nahas terjadi di kawasan wisata Pantai Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (26 Mei 2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Dua wisatawan asal Kabupaten Tulang Bawang dilaporkan terseret ombak saat mandi di laut. Satu korban berhasil diselamatkan, sementara satu korban lainnya ditemukan meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban diketahui tengah berlibur bersama rekan-rekannya di Pantai Labuhan Jukung. Saat mandi di laut, keduanya diduga terseret arus dan gelombang yang cukup kuat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat, Herdy Wilismar, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, tim bersama masyarakat langsung melakukan upaya penyelamatan setelah menerima laporan adanya wisatawan yang hanyut.

“Benar, ada dua wisatawan yang terseret ombak di Pantai Labuhan Jukung. Satu korban berhasil diselamatkan dan satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Herdy.

Advertisements

Korban selamat diketahui bernama Muhammad Yusuf (32), warga Rawajitu, Kabupaten Tulang Bawang. Saat ini korban masih menjalani penanganan medis di Puskesmas Krui akibat kondisi lemas setelah sempat tenggelam.

Sementara korban meninggal dunia diketahui bernama Gilang Permana Putra (24), juga warga Rawajitu, Kabupaten Tulang Bawang. Jenazah korban telah dievakuasi dan sedang dikoordinasikan untuk proses pemulangan ke daerah asal keluarga.

Salah seorang warga yang ikut mengevakuasi korban, Gunawan, mengatakan sebelum kejadian kedua korban bersama rombongan sedang menikmati liburan di pantai tersebut. Kedua korban kemudian mandi di laut sebelum akhirnya terseret ombak.

“Satu korban atas nama Muhammad Yusuf berhasil diselamatkan oleh warga negara asing yang sedang berada di lokasi dan bermain surfing,” kata Gunawan.

Advertisements

Menurutnya, setelah satu korban berhasil diselamatkan, pencarian terhadap korban lainnya terus dilakukan oleh warga dan nelayan sekitar. Sekitar 30 menit kemudian, tubuh Gilang Permana Putra terlihat dari pinggir pantai.

“Saya langsung berinisiatif terjun ke laut untuk mengevakuasi korban. Namun saat berhasil dibawa ke darat, kondisinya sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian pengunjung pantai dan warga sekitar. Petugas BPBD bersama aparat terkait juga langsung turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban.

BPBD Kabupaten Pesisir Barat mengimbau seluruh wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai agar selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi ombak sebelum melakukan aktivitas di laut, terutama saat gelombang tinggi dan arus sedang kuat.(*)

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Idul Adha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements