Warga Sabah Balau Tolak Drag Race di Jalan Umum Bundaran Tugu Putri

Warga menilai balap di jalan umum mengancam keselamatan dan bertolak belakang dengan upaya penertiban balap liar.
Krisna Jeri - Jumat, 29 Mei 2026 - 17:17 WIB
Kawasan Bundaran Tugu Putri di perbatasan Desa Sabah Balau yang direncanakan menjadi lokasi Drag Race dan Drag Bike menuai penolakan warga karena dinilai rawan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Kawasan Bundaran Tugu Putri di perbatasan Desa Sabah Balau yang direncanakan menjadi lokasi Drag Race dan Drag Bike menuai penolakan warga karena dinilai rawan dan mengganggu aktivitas masyarakat. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Menurut warga, selama ini masyarakat justru berulang kali meminta aparat desa hingga Polsek Tanjung Bintang untuk menertibkan aksi balap liar yang meresahkan.

Namun di tengah upaya tersebut, rencana balap resmi di lokasi yang sama dinilai bertolak belakang dengan semangat penegakan ketertiban lalu lintas.

“Kalau jalan umum dipakai untuk Drag Race dan Drag Bike, apa bedanya dengan memberi panggung terhadap budaya balap liar? Ini bisa menjadi legitimasi bahwa jalan itu memang cocok dijadikan arena balap,” ujarnya.

Hingga kini, warga masih menanti transparansi dari pihak penyelenggara maupun pemerintah daerah terkait perizinan, analisis dampak lalu lintas, skema pengamanan, hingga dasar penutupan jalan umum untuk kegiatan balap kendaraan bermotor.

Advertisements

Masyarakat khawatir, apabila kegiatan tersebut tetap dilaksanakan tanpa kajian matang dan pengawasan ketat, kawasan Bundaran Tugu Putri justru akan semakin dikenal sebagai episentrum baru balap liar di wilayah Lampung Selatan.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Idul Adha 3 Idul Adha 2 Idul Adha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements