PESISIR BARAT – Harapan masyarakat Pekon Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, untuk memiliki pengaman pantai akhirnya mulai terwujud. Setelah bertahun-tahun menghadapi ancaman abrasi dan banjir yang kerap melanda kawasan pesisir, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji-Sekampung mulai merealisasikan pembangunan pengaman pantai di wilayah tersebut pada tahun 2026.
Rencana pembangunan itu disosialisasikan dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Pekon Mandiri Sejati, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Satuan Kerja BBWS Mesuji-Sekampung Ir. Samuel Wahyuratmoko, ST, MT, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ir. Ketut Purne, ST, MT, Camat Krui Selatan Akhmad Firsada Indah, S.Sos., MM, Kapolsek Pesisir Tengah Kompol Hadly Nasution, SE, MM, Penjabat Peratin Mandiri Sejati Sahrudin, SMn, unsur forkopimcam, serta masyarakat setempat.
Camat Krui Selatan Akhmad Firsada Indah mengatakan pembangunan pengaman pantai tersebut merupakan program yang telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, kondisi geografis Pekon Mandiri Sejati yang berada di kawasan pesisir dan berdekatan dengan aliran sungai membuat wilayah tersebut rentan terhadap abrasi maupun banjir.
“Ini memang sudah lama menjadi harapan masyarakat. Lokasi yang akan dibangun sangat rawan terjadi banjir, terlebih karena berada dekat dengan sungai dan kawasan pantai. Alhamdulillah, perhatian dari pemerintah pusat akhirnya dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat melalui pembangunan pengaman pantai ini,” katanya.
Advertisements
Ia menegaskan pemerintah kecamatan siap mendukung pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai rencana. Sinergi antara pemerintah, pelaksana pekerjaan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan tersebut.
“Kami siap membantu apabila terdapat kendala selama pelaksanaan pekerjaan. Harapan kami pembangunan ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Akhmad juga mengajak masyarakat, khususnya warga yang terdampak langsung oleh proyek, untuk memberikan dukungan serta menyampaikan informasi yang benar kepada warga lainnya.
Menurutnya, pembangunan pengaman pantai merupakan kepentingan bersama yang bertujuan melindungi kawasan permukiman dari ancaman bencana alam.
Dukungan serupa disampaikan Kapolsek Pesisir Tengah Kompol Hadly Nasution. Ia menilai pembangunan pengaman pantai menjadi kebutuhan penting mengingat wilayah pesisir di Kabupaten Pesisir Barat memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi terhadap abrasi dan gelombang laut.
“Untuk wilayah Pesisir Barat memang perlu adanya pembangunan pengaman pantai seperti ini. Polres melalui jajaran kepolisian siap mendukung dan membantu kelancaran pelaksanaan pembangunan. Mudah-mudahan seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan baik tanpa kendala berarti,” katanya.
Sementara itu, Penjabat Peratin Mandiri Sejati, Sahrudin, mengungkapkan masyarakat telah lama menantikan realisasi pembangunan pengaman pantai tersebut. Ia menyebut Pekon Mandiri Sejati termasuk wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana alam.
Menurutnya, kondisi tersebut bahkan mendapat perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial yang menetapkan wilayah itu sebagai Kampung Siaga Bencana. Karena itu, keberadaan pengaman pantai menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi risiko yang mengancam keselamatan warga maupun infrastruktur di kawasan pesisir.