Diah Permatasari Tolak Label Sosialita, Lebih Bangga Pakai Produk Lokal

Meski dikenal glamor, Diah Permatasari memilih produk lokal, hidup sederhana, dan menilai kenyamanan lebih penting daripada merek.
Lusiana Purba - Jumat, 05 Jun 2026 - 16:00 WIB
Diah Permatasari ogah disebut sosialita.
Diah Permatasari ogah disebut sosialita. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

JAKARTADiah Permatasari selama ini dikenal sebagai salah satu artis senior yang selalu tampil anggun dan modis di berbagai kesempatan. Penampilannya yang elegan kerap membuat publik mengira dirinya gemar mengenakan barang-barang mewah dari merek ternama dunia.

Namun di balik citra glamor tersebut, aktris yang melejit lewat sinetron legendaris Si Manis Jembatan Ancol itu ternyata memiliki prinsip berbeda. Diah mengaku lebih nyaman menggunakan produk lokal dibandingkan berburu barang-barang bermerek dengan harga fantastis.

Baginya, kenyamanan dan kecocokan menjadi faktor utama dalam memilih sebuah produk, bukan sekadar label atau nama besar yang melekat pada barang tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Diah saat hadir bersama putra bungsunya, Marco, di kawasan Tendean, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjadikan merek sebagai tolok ukur utama dalam berpenampilan.

Advertisements

Menurut Diah, selama suatu produk memiliki kualitas baik, nyaman digunakan, dan sesuai dengan seleranya, maka tidak menjadi masalah apakah produk tersebut berasal dari merek terkenal atau tidak. Bahkan, ia mengaku lebih sering memilih produk lokal yang kini dinilainya semakin berkualitas dan mampu bersaing dengan produk luar negeri.

Pandangan serupa juga dimiliki sang putra. Marco, yang baru menyelesaikan pendidikan di University of Southern California, Amerika Serikat, mengaku tidak merasa perlu menggunakan barang mahal untuk menunjang penampilan.

Bagi Marco, kunci utama dalam berpakaian adalah kenyamanan dan ukuran yang sesuai dengan bentuk tubuh. Ia menilai seseorang tetap bisa tampil menarik tanpa harus mengenakan produk dengan harga selangit.

Label sosialita yang kerap disematkan kepada Diah karena pergaulannya dengan kalangan atas ternyata tidak membuatnya nyaman. Perempuan yang telah puluhan tahun berkarier di industri hiburan itu menegaskan dirinya lebih senang dikenal sebagai pekerja seni dibandingkan sosialita.

Advertisements

Menurut Diah, identitas dirinya selama ini adalah sebagai aktris dan figur publik yang bekerja di dunia hiburan, bukan seseorang yang identik dengan gaya hidup mewah.

Meski memiliki banyak teman dari kalangan sosialita, ia menegaskan hal itu tidak otomatis membuat dirinya berada dalam kelompok yang sama. Diah memilih mempertahankan gaya hidup sederhana meskipun memiliki kemampuan finansial untuk membeli berbagai barang mewah.

Ia mengaku lebih senang mengenakan pakaian dengan harga terjangkau selama model dan kualitasnya sesuai dengan keinginannya. Prinsip tersebut menunjukkan bahwa kemewahan bukanlah identitas utama yang ingin ditampilkan dalam kehidupannya.

Di tengah tren gaya hidup konsumtif dan budaya pamer barang mewah, Diah juga mengaku tidak gengsi berbelanja di pasar tradisional. Menurutnya, banyak produk berkualitas yang dapat ditemukan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan pusat perbelanjaan premium.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements