Sapriadi menegaskan, keluarga sangat mengenal kepribadian Sinta dan menilai banyak kejanggalan dalam keterangan yang disampaikan.
Meski demikian, pengakuan serupa juga telah disampaikan perempuan tersebut kepada pihak kepolisian saat dimintai keterangan.
Keesokan harinya, keluarga kembali mendatangi kantor polisi untuk menyampaikan laporan lanjutan karena Sinta belum juga ditemukan.
Namun, upaya tersebut disebut tidak membuahkan hasil sebagaimana yang diharapkan.
“Kami ke polres lagi buat laporan lanjutan, tapi katanya tidak bisa. Kami merasa kurang diperhatikan. Mungkin karena kami orang biasa,” ungkap Sapriadi dengan nada kecewa.
Hingga kini, keluarga Sinta masih terus berupaya melakukan pencarian secara mandiri sambil berharap adanya penanganan serius dari aparat penegak hukum.
Harapan tersebut mengingat usia korban yang masih di bawah umur dan rentan terhadap berbagai risiko.
Keluarga juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait keberadaan Sinta agar segera menyampaikannya kepada pihak berwajib.
Mereka berharap, dengan bantuan berbagai pihak, Sinta dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya penanganan cepat terhadap laporan orang hilang, khususnya yang melibatkan anak di bawah umur, guna mencegah potensi tindak pidana yang lebih serius.