Selamat! Ini Daftar Pemenang Lomba Perpustakaan Desa Lampung Barat Tahun 2026

Perpustakaan Pekon Pampangan menjadi yang terbaik pada Lomba Perpustakaan/Pojok Baca Desa Lampung Barat Tahun 2026.
Lusiana Purba - Kamis, 23 Jul 2026 - 17:01 WIB
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Dahlin Menyerahkan Hadiah Kepada Pemenang Lomba Perpustakaan/Pojok Baca Desa Tingkat Kabupaten Lampung Barat Tahun 2026.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Dahlin Menyerahkan Hadiah Kepada Pemenang Lomba Perpustakaan/Pojok Baca Desa Tingkat Kabupaten Lampung Barat Tahun 2026. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – Komitmen membudayakan gemar membaca di Kabupaten Lampung Barat terus menunjukkan hasil positif. Hal tersebut tercermin dari antusiasme pekon dan kelurahan mengikuti Lomba Perpustakaan/Pojok Baca Desa Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Lampung Barat.

Setelah melalui proses penilaian oleh tim juri, Perpustakaan Pekon Pampangan, Kecamatan Sekincau, berhasil meraih Juara I sekaligus dinobatkan sebagai perpustakaan desa terbaik di Lampung Barat tahun 2026.

Sementara itu, Juara II diraih Perpustakaan Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, dan Juara III diraih Perpustakaan Pekon Tugu Ratu, Kecamatan Suoh.

Untuk kategori juara harapan, Harapan I diraih Perpustakaan Pekon Padang Tambak, Kecamatan Way Tenong. Harapan II menjadi milik Perpustakaan Pekon Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, sedangkan Harapan III diraih Perpustakaan Pekon Simpang Sari, Kecamatan Sumber Jaya.

Advertisements

Kepala Bidang Layanan Pustaka dan Pembudayaan Gemar Membaca Dispusip Lampung Barat, Riady Andrianto, S.H., yang mendampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Drs. Dahlin, M.Pd., mengatakan lomba tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas layanan perpustakaan desa sekaligus memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat.

Menurut Riady, perpustakaan desa harus mampu berfungsi sebagai pusat belajar masyarakat yang menyediakan berbagai sumber informasi, meningkatkan minat baca, serta mendorong masyarakat untuk terus belajar sepanjang hayat.

"Lomba ini bertujuan memberikan apresiasi kepada perpustakaan desa yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, kami ingin memotivasi seluruh pengelola perpustakaan agar terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan dan menjadikan perpustakaan sebagai pusat kegiatan literasi masyarakat," ujar Riady.

Ia menjelaskan, proses penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan berbagai indikator yang mengacu pada Standar Nasional Perpustakaan.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Tim juri terdiri atas Toadin dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (PMP), Apandi, S.I.Pust. dari Gerakan Literasi Daerah (GLD), serta Devi Novia dari Relawan Literasi Masyarakat (Relima).

"Aspek yang dinilai meliputi pengelolaan perpustakaan, koleksi bahan bacaan, pelayanan, inovasi, sarana prasarana hingga keterlibatan masyarakat dalam memanfaatkan perpustakaan," jelasnya.

Riady berharap keberhasilan para pemenang dapat menjadi motivasi bagi perpustakaan desa lainnya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kami berharap perpustakaan desa tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi benar-benar menjadi pusat literasi, pusat informasi, dan ruang belajar masyarakat. Semakin baik pengelolaannya, maka semakin besar pula kontribusinya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lampung Barat," pungkasnya.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements