PESISIR BARAT – Upaya memperkuat sistem keselamatan dan penanganan keadaan darurat di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) terus dilakukan. Salah satunya melalui rencana pembentukan Pos Pencarian dan Pertolongan (Pos SAR) yang akan ditempatkan di wilayah tersebut.
Rencana itu dibahas dalam audiensi antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung di ruang kerja Bupati Pesisir Barat, Senin (8/6/2026).
Audiensi dipimpin langsung Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat, Herdy Wilismar. Sementara dari pihak Basarnas Lampung hadir Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung, Deden Ridwansyah, bersama sejumlah pejabat dan personel Basarnas.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik rencana pembentukan Pos SAR yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak mengingat karakteristik wilayah yang memiliki garis pantai panjang, destinasi wisata bahari yang terus berkembang, serta tingkat kerawanan tinggi terhadap kecelakaan laut dan bencana alam.
Bupati Dedi Irawan mengatakan keberadaan Pos SAR akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan keselamatan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Pesisir Barat.
“Keberadaan Pos SAR sangat dibutuhkan untuk mendukung keselamatan masyarakat dan wisatawan. Dengan hadirnya Pos SAR di Pesbar ini, diharapkan penanganan berbagai kondisi darurat dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan efektif,” kata Dedi Irawan.
Menurutnya, Pesisir Barat kini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Lampung yang setiap tahun dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Tingginya aktivitas di kawasan pesisir membuat kebutuhan layanan pencarian dan pertolongan semakin penting.
Selain itu, wilayah pesisir memiliki berbagai potensi risiko, mulai dari kecelakaan laut, wisatawan terseret ombak, hingga bencana alam yang membutuhkan penanganan cepat dan profesional.
“Karena itu, pemerintah daerah berharap pembentukan Pos SAR dapat segera direalisasikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung, Deden Ridwansyah, menjelaskan kedatangannya ke Pesisir Barat merupakan tindak lanjut rencana pembentukan serta penempatan personel Basarnas di wilayah tersebut.
Menurutnya, keberadaan Pos SAR sangat penting karena Pesisir Barat termasuk daerah dengan tingkat kerawanan cukup tinggi, sementara Pos SAR terdekat saat ini masih berada di Kabupaten Tanggamus.
“Kedatangan kami untuk menindaklanjuti terkait dengan pembentukan dan penempatan personel Basarnas untuk memberikan kekuatan yang tentunya sesuai dengan bidang tugas pokok kami di Pesbar, karena daerah Pesbar ini merupakan daerah yang sangat rawan dan saat ini Pos SAR yang terdekat yakni di Tanggamus,” kata Deden.
Advertisements