Rolex Leopard Maia Estianty: Jam Rp2 Miliar yang Dulu Dihujat

Rolex Daytona Leopard, jam kontroversial yang kini jadi ikon mewah dan koleksi prestisius Maia Estianty.
gambar-user/JYiVWSgzPzy0COzkScRf257TVeX4ALUGscdF7APw.jpg
Budi Setiawan - Minggu, 03 Mei 2026 - 12:55 WIB
Pesona eksentrik Rolex Leopard Daytona 116598SACO yang nilainya kini menembus angka miliaran rupiah.
Pesona eksentrik Rolex Leopard Daytona 116598SACO yang nilainya kini menembus angka miliaran rupiah. - Ilustrasi Medialampung.co.id

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Tingginya harga ini sepadan dengan eksklusivitas dan material berharga yang menempel pada bodinya. Ini menjadikan jam tersebut sebagai aset investasi berjalan yang sangat menjanjikan bagi para kolektor.

Sejarah Kontroversial di Tahun 2004

Namun, tahukah kamu bahwa jam seharga miliaran ini dulunya sempat dihujat habis-habisan? Sejarah Rolex Daytona Leopard dimulai pada ajang pameran Baselworld tahun 2004 silam.

Saat Rolex pertama kali memamerkannya, dunia horologi seolah terguncang dan tidak percaya. Rolex selalu dikenal dengan desainnya yang sangat konservatif, klasik, dan fungsional.

Lini Daytona sendiri memiliki DNA murni sebagai tool-watch untuk para pembalap mobil profesional. Kehadiran motif macan tutul seketika dianggap sebagai sebuah penodaan terhadap warisan suci Daytona.

Advertisements

Para kolektor puritan menganggap desain ini terlalu norak, berisik, dan sangat berlebihan. Banyak kritikus yang memprediksi bahwa model ini akan menjadi produk gagal terbesar sepanjang sejarah Rolex.

Material Mewah: Emas, Safir, dan Berlian

Meski menuai cibiran, Rolex tetap percaya diri dengan kualitas material yang mereka gunakan. Konstruksi case utama jam ini ditempa dari material emas kuning 18 karat yang sangat masif.

Pada bagian bezel, skala pengukur kecepatan tradisional sengaja dihilangkan sepenuhnya. Sebagai gantinya, Rolex memasang 36 butir batu safir cognac berpotongan baguette yang mengelilingi layar.

Gradasi warna kuning kecokelatan dari safir ini dirancang selaras dengan warna kulit macan tutul. Kemewahan ini tidak berhenti sampai di area pinggiran bezel saja.

Advertisements

Rolex turut menanamkan 48 butir berlian brilliant-cut di bagian lugs atau penyambung tali jam. Di bagian dalam layar, delapan butir berlian tambahan difungsikan sebagai penanda angka penunjuk waktu.

Proses pemasangan permata ini dilakukan sepenuhnya oleh tangan-tangan seniman ahli Rolex.

Mesin Calibre 4130 yang Tangguh

Di balik tampilannya yang super flamboyan, identitas aslinya sebagai mesin tangguh tidak pernah hilang. Jantung mekanis jam ini ditenagai oleh mesin Calibre 4130 kebanggaan Rolex.

Mesin pergerakan mekanis otomatis ini terkenal akan presisi dan durabilitasnya yang luar biasa. Bahkan dengan cangkang berlapis berlian, jam ini tetap memiliki ketahanan air yang mumpuni.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements