"Berbagai program beasiswa terus kami dorong karena kami ingin memastikan tidak ada anak-anak Lampung Barat yang gagal melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi," tegasnya.
Mad Hasnurin menambahkan, investasi di sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat maupun daerah. Semakin banyak generasi muda yang berhasil menempuh pendidikan tinggi, semakin meningkat pula kualitas sumber daya manusia yang dimiliki Lampung Barat.
Peningkatan kualitas pendidikan tersebut diharapkan berdampak positif terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung Barat yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren meningkat.
Menurutnya, pendidikan memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan daerah karena mampu menciptakan masyarakat yang lebih produktif, inovatif, dan siap menghadapi berbagai tantangan global.
"Kami berharap sektor pendidikan terus menjadi motor penggerak peningkatan IPM Lampung Barat. Dengan pendidikan yang semakin baik, maka kualitas hidup masyarakat juga akan meningkat," katanya.
Penghargaan yang diterima Lampung Barat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat berbagai program pendidikan yang telah berjalan. Pemkab berkomitmen menjaga keberlanjutan program afirmatif pendidikan tinggi agar semakin banyak putra-putri daerah dapat mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi.
Capaian tersebut kembali menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama Lampung Barat dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Berbagai program pendidikan yang dijalankan tidak hanya bertujuan meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi, tetapi juga mencetak generasi muda yang mampu menjadi penggerak pembangunan daerah di masa depan.
