BANDAR LAMPUNG – Memasuki pertengahan 2026, tren aplikasi penghasil uang yang dapat mencairkan saldo ke DANA maupun GoPay terus menarik perhatian masyarakat sebagai salah satu alternatif memperoleh penghasilan tambahan. Beragam aplikasi menawarkan imbalan melalui aktivitas sederhana, mulai dari menonton video, mengisi survei, membaca konten, hingga bermain gim ringan.
Sejumlah aplikasi yang banyak direkomendasikan dan disebut telah memberikan pembayaran kepada pengguna selama Juni 2026 di antaranya Toloka, Swagbucks, AttaPoll, Cashzine, MAGER, Make Money, dan ClipClaps.
Toloka dikenal sebagai platform tugas daring yang menawarkan berbagai pekerjaan sederhana dengan sistem pembayaran yang jelas. Sementara itu, Swagbucks memberikan poin kepada pengguna melalui aktivitas seperti mengisi survei, menonton konten, hingga berbelanja secara daring yang kemudian dapat ditukarkan menjadi hadiah.
AttaPoll juga masih menjadi salah satu aplikasi survei global yang banyak digunakan di Indonesia karena menghubungkan pengguna dengan perusahaan yang membutuhkan opini konsumen.
Di sisi lain, Cashzine memungkinkan pengguna memperoleh koin emas melalui aktivitas membaca novel, bermain gim ringan, maupun melakukan check-in harian. Koin tersebut dapat ditukarkan menjadi saldo DANA, rekening bank, atau GoPay.
Adapun MAGER (Make A Game Earn Rewards) menjadi salah satu aplikasi yang cukup populer berkat koleksi mini gim santai serta bonus login harian. Platform ini menawarkan batas penarikan saldo mulai dari Rp5.000. Meski demikian, besaran penghasilan yang diperoleh pengguna tetap bergantung pada tingkat keaktifan, jenis tugas yang dikerjakan, dan konsistensi penggunaan aplikasi.
Dalam memilih aplikasi penghasil uang, pengguna perlu mengutamakan aspek keamanan. Aplikasi sebaiknya hanya diunduh melalui Google Play Store atau Apple App Store guna meminimalkan risiko malware maupun aplikasi palsu.
Selain itu, pengguna disarankan memeriksa ulasan dan penilaian dari pengguna lain. Aplikasi yang memiliki reputasi baik umumnya mempunyai jumlah unduhan tinggi, ulasan positif, serta menjelaskan model bisnis dan sumber pendapatannya secara transparan.
Pengguna juga perlu mewaspadai aplikasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa penjelasan yang masuk akal. Tawaran semacam ini sering kali menjadi salah satu ciri penipuan digital.
Syarat pencairan dana juga harus diperhatikan sebelum menggunakan aplikasi. Platform yang legal umumnya memiliki batas penarikan yang realistis dan prosedur pencairan yang jelas. Perlu diketahui bahwa OJK tidak pernah menerbitkan daftar resmi aplikasi penghasil uang sehingga masyarakat diimbau selalu memverifikasi informasi yang mengatasnamakan lembaga tersebut melalui kanal resmi OJK 157.
Di balik potensi memperoleh penghasilan tambahan, aplikasi penghasil uang juga menyimpan sejumlah risiko. Modus penipuan digital masih marak terjadi dengan memanfaatkan ketertarikan masyarakat terhadap peluang mendapatkan uang secara instan.
Aplikasi scam umumnya menjanjikan penghasilan hingga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah hanya dalam hitungan menit. Selain itu, pengguna sering diminta melakukan deposit atau top up dengan alasan meningkatkan level akun maupun mempercepat proses pencairan saldo. Praktik seperti ini patut diwaspadai karena menjadi salah satu pola yang kerap digunakan pelaku penipuan.