Kue Tat Khas Lampung: Simbol Kehormatan di Setiap Acara Adat

Kue Tat bukan sekadar kue tradisional, tetapi simbol kehormatan dan identitas budaya masyarakat Lampung.
Linda Kurniati - Senin, 04 Mei 2026 - 16:28 WIB
Kue Tat, kue tradisional khas Lampung dengan isian selai nanas, menjadi simbol kehormatan dan selalu hadir dalam berbagai acara adat dan perayaan penting.
Kue Tat, kue tradisional khas Lampung dengan isian selai nanas, menjadi simbol kehormatan dan selalu hadir dalam berbagai acara adat dan perayaan penting. - Foto Instagram@kehagolampung

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG Kue Tat merupakan salah satu kuliner tradisional khas Lampung yang memiliki nilai budaya tinggi. Kue ini bukan sekadar hidangan manis, tetapi juga menjadi simbol kehormatan, kebersamaan, dan penghormatan dalam berbagai acara adat.

Kehadirannya hampir selalu mewarnai momen penting seperti pernikahan, upacara adat, hingga perayaan hari besar keagamaan seperti Idul Fitri.

Asal Usul dan Filosofi

Kue Tat dipercaya telah ada sejak lama dan berkembang dari pengaruh budaya Melayu serta interaksi dengan bangsa asing pada masa lampau.

Istilah “tat” diduga berasal dari kata “tart”, meskipun bentuk dan cita rasanya telah mengalami penyesuaian dengan selera lokal.

Advertisements

Secara filosofis, Kue Tat melambangkan kemakmuran serta penghormatan kepada tamu. Dalam tradisi Lampung, menyajikan kue ini berarti memberikan penghargaan tertinggi kepada tamu yang hadir.

Ciri Khas dan Bentuk

Kue Tat memiliki tampilan unik yang mudah dikenali, di antaranya:

  • Berbentuk persegi atau persegi panjang
  • Bagian atas dihias dengan anyaman atau motif adonan
  • Diisi selai nanas dengan rasa manis dan sedikit asam
  • Tekstur lembut dan agak padat dengan rasa gurih dari mentega

Hiasan pada bagian atas kue biasanya dibuat dengan pola artistik, mencerminkan keterampilan dan kreativitas pembuatnya.

Bahan Utama

Bahan dasar Kue Tat tergolong sederhana, namun menghasilkan cita rasa khas:

Advertisements

  • Tepung terigu
  • Mentega atau margarin
  • Telur
  • Gula halus
  • Selai nanas sebagai isian utama

Selai nanas umumnya dibuat secara manual agar rasa lebih autentik dan seimbang.

Proses Pembuatan

Pembuatan Kue Tat membutuhkan ketelatenan dan kesabaran:

  1. Adonan dibuat dari campuran mentega, gula, telur, dan tepung.
  2. Adonan dibagi menjadi dua bagian, untuk dasar dan hiasan.
  3. Adonan dasar diratakan di loyang, lalu diberi isian selai nanas.
  4. Bagian atas dihias dengan adonan berbentuk anyaman atau motif tertentu.
  5. Kue dipanggang hingga matang dengan warna keemasan.

Tahap menghias menjadi bagian paling menantang karena membutuhkan ketelitian tinggi.

Peran dalam Tradisi

Dalam kehidupan masyarakat Lampung, Kue Tat memiliki peran penting:

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements