Lempok Durian: Manisan Tradisional Pekat Rasa dari Sumatera

Lempok durian jadi salah satu kuliner khas Sumatera dengan rasa manis legit dan aroma kuat, populer sebagai oleh-oleh tahan lama.
Linda Kurniati - Selasa, 05 Mei 2026 - 17:24 WIB
Lempok durian, manisan khas Sumatera dengan tekstur kenyal dan rasa legit, menjadi oleh-oleh favorit dari Lampung dan Palembang.
Lempok durian, manisan khas Sumatera dengan tekstur kenyal dan rasa legit, menjadi oleh-oleh favorit dari Lampung dan Palembang. - Foto IndonesiaKaya

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG Lempok durian merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang berasal dari wilayah Sumatera, terutama dikenal di Palembang dan juga banyak dijumpai di Lampung.

Makanan ini kerap disebut sebagai “dodol durian” karena memiliki tekstur kenyal dan rasa manis yang kuat. Namun, lempok memiliki aroma durian yang jauh lebih dominan dibandingkan dodol pada umumnya.

Asal-usul dan Nilai Budaya

Lempok durian telah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat Sumatera. Makanan ini biasanya dibuat saat musim panen durian melimpah sebagai cara untuk mengawetkan buah agar dapat dinikmati lebih lama.

Dalam berbagai acara adat, lempok sering disajikan sebagai hidangan spesial atau buah tangan untuk tamu. Di sejumlah daerah, lempok juga memiliki makna simbolis sebagai lambang kemakmuran, mengingat durian dikenal sebagai “raja buah” dengan nilai ekonomi tinggi.

Advertisements

Ciri Khas Lempok Durian

Lempok durian memiliki sejumlah karakteristik yang membedakannya dari olahan lain:

  • Tekstur: Kenyal, padat, dan sedikit lengket
  • Rasa: Manis alami dengan sentuhan karamel
  • Aroma: Kuat khas durian
  • Warna: Cokelat tua hingga kehitaman akibat proses pemasakan lama

Berbeda dengan dodol biasa, lempok umumnya tidak menggunakan tepung sebagai bahan tambahan, sehingga rasa duriannya lebih murni dan intens.

Bahan dan Proses Pembuatan

Bahan utama lempok durian tergolong sederhana:

  • Daging durian matang
  • Gula (gula pasir atau gula merah)
  • Sedikit garam

Proses pembuatan:

Advertisements

  1. Daging durian dipisahkan dari biji, lalu dihaluskan.
  2. Campurkan dengan gula dan sedikit garam.
  3. Masak di atas api kecil sambil terus diaduk.
  4. Aduk selama beberapa jam hingga adonan mengental dan berubah warna.
  5. Setelah matang, dinginkan lalu potong sesuai selera.

Proses memasak membutuhkan waktu sekitar 4–6 jam. Kesabaran menjadi kunci untuk menghasilkan tekstur lempok yang sempurna.

Kandungan dan Nilai Gizi

Lempok durian mengandung energi cukup tinggi karena berasal dari gula dan buah durian. Durian sendiri kaya akan:

  • Karbohidrat sebagai sumber energi
  • Serat untuk pencernaan
  • Vitamin C dan vitamin B kompleks
  • Mineral seperti kalium

Meski demikian, konsumsi lempok sebaiknya tetap dibatasi karena kandungan gulanya cukup tinggi, terutama bagi penderita diabetes.

Variasi dan Inovasi

Seiring perkembangan zaman, lempok durian mulai mengalami berbagai inovasi, antara lain:

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements