PESISIR BARAT – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesisir Barat (Pesbar) menyiapkan langkah antisipasi untuk mencegah kemacetan dan penumpukan kendaraan di Jalan Lintas Barat (Jalinbar), khususnya di kawasan pusat ibu kota Kabupaten Pesbar, Kecamatan Pesisir Tengah.
Antisipasi tersebut dilakukan menyusul pelaksanaan pawai budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Pawai budaya melibatkan peserta dari berbagai sekolah, kelompok masyarakat, hingga peserta umum. Kegiatan dijadwalkan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan diperkirakan berlangsung hingga sore hari.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kepadatan arus kendaraan di ruas Jalinbar yang melintasi pusat ibu kota Pesbar. Terlebih, jalur tersebut merupakan salah satu akses utama kendaraan yang menghubungkan Bengkulu dengan Bandar Lampung maupun sebaliknya.
Kapolres Pesbar AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kasatlantas Polres Pesbar IPTU Muhammad Anis, S.H., mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi untuk mengurangi potensi kemacetan selama pawai berlangsung.
“Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dan penumpukan kendaraan di Jalinbar, khususnya di wilayah Kecamatan Pesisir Tengah, kami mengimbau pengendara, terutama kendaraan roda empat maupun roda enam, termasuk kendaraan angkutan barang, agar dapat mencari tempat berhenti atau kantong parkir yang aman,” kata Muhammad Anis, Senin, 17 Agustus 2026.
Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada kendaraan angkutan barang yang melakukan perjalanan jarak jauh dengan rute Bengkulu-Bandar Lampung maupun sebaliknya.
Pengemudi diharapkan memanfaatkan lokasi yang memungkinkan untuk berhenti sementara, seperti rumah makan maupun tempat parkir lainnya. Dengan begitu, kendaraan tidak ikut menambah kepadatan di kawasan pusat ibu kota saat pawai budaya berlangsung.
Satlantas Polres Pesbar juga meminta pengemudi mempertimbangkan lokasi pemberhentian sebelum memasuki kawasan Pesisir Tengah.
Bagi kendaraan dari arah Bengkulu, sejumlah lokasi pemberhentian dapat dimanfaatkan mulai dari:
- Wilayah Lemong.
- Karya Penggawa.
Sementara kendaraan dari arah Bandar Lampung dapat mencari lokasi berhenti yang aman mulai dari:
- Bangkunat.
- Krui Selatan.
“Untuk kendaraan angkutan barang maupun kendaraan lainnya, baik yang menuju Bengkulu dari arah Bandar Lampung maupun sebaliknya, kami mengimbau agar bisa memanfaatkan kantong-kantong parkir, seperti rumah makan dan lokasi lain yang memungkinkan, mulai dari wilayah Lemong sampai Karya Penggawa, maupun dari Bangkunat sampai Krui Selatan,” ujarnya.