LHP BPK Ungkap Adanya Dugaan Mark Up pada Pengadaan 100 Gerobak Listrik UMKM di Bandar Lampung

LHP BPK mengungkap dugaan pemborosan, kelemahan pengadaan, hingga perbedaan spesifikasi dalam proyek gerobak listrik UMKM Bandar Lampung.
Krisna Jeri - Jumat, 17 Jul 2026 - 14:23 WIB
LHP BPK Perwakilan Provinsi Lampung mengungkap dugaan pemborosan Rp629,7 juta dalam pengadaan 100 unit gerobak listrik untuk program bantuan UMKM di Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2025.
LHP BPK Perwakilan Provinsi Lampung mengungkap dugaan pemborosan Rp629,7 juta dalam pengadaan 100 unit gerobak listrik untuk program bantuan UMKM di Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2025. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Sebagai tindak lanjut atas rekomendasi BPK, Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Kepala Dinas KUKM telah menyetorkan Rp629.700.000 ke kas daerah.

Advertisements

Meski kelebihan pembayaran telah dikembalikan, BPK tetap mencatat adanya berbagai kelemahan mendasar dalam proses pengadaan, mulai dari penyusunan HPS yang tidak sesuai ketentuan, penunjukan penyedia yang dinilai tidak tepat, negosiasi harga yang tidak optimal, hingga lemahnya pengawasan terhadap kualitas barang yang diterima.

BPK juga menyatakan kondisi tersebut tidak sesuai dengan sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahannya, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020, Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021 beserta perubahannya, serta Keputusan Kepala LKPP Nomor 177 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Katalog Elektronik. 

Saat tim MEDIALAMPUNG.CO.ID mencoba melakukan konfirmasi melalui Pesan Whatsapp pada Jum'at, 17 Juli 2026 kepada Kepala dinas Koperasi dan UKM Riana Apriana terkait temuan tersebut, Dirinya tidak memberikan jawaban meskipun pesan sudah terkirim. 

 

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements