BANDAR LAMPUNG – Kabar baik bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal usaha. Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali membuka program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI dengan suku bunga yang kompetitif dan persyaratan yang relatif mudah dipenuhi.
Program KUR merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat sektor UMKM melalui pembiayaan bersubsidi. Dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan kredit komersial, program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan perekonomian nasional.
Bagi pelaku usaha yang berencana mengajukan pinjaman, penting memahami besaran bunga, jenis KUR, persyaratan, hingga tips agar pengajuan memiliki peluang lebih besar untuk disetujui.
Bunga Pinjaman KUR BRI Terbaru
Salah satu daya tarik utama KUR BRI adalah suku bunga yang mendapat subsidi dari pemerintah.
Untuk debitur baru, bunga KUR BRI ditetapkan mulai 6 persen efektif per tahun, atau setara sekitar 0,5 persen per bulan.
Sementara itu, bagi debitur yang kembali mengajukan KUR, bunga bersifat progresif sebagai berikut:
- Pengajuan pertama: 6 persen per tahun
- Pengajuan kedua: 7 persen per tahun
- Pengajuan ketiga: 8 persen per tahun
- Pengajuan keempat: 9 persen per tahun
Sistem bunga yang digunakan merupakan bunga efektif, sehingga perhitungan cicilan didasarkan pada sisa pokok pinjaman. Skema ini dinilai lebih ringan dibandingkan sistem bunga flat.
Khusus KUR Super Mikro, pemerintah memberikan bunga lebih rendah, yakni 3 persen efektif per tahun untuk plafon pinjaman hingga Rp10 juta.
Jenis KUR BRI dan Plafon Pinjaman
BRI menyediakan beberapa jenis KUR yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha.
1. KUR Super Mikro
- Plafon hingga Rp10 juta.
- Bunga mulai 3 persen efektif per tahun.
- Cocok bagi pelaku usaha yang baru merintis bisnis.
2. KUR Mikro
- Plafon di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta.
- Menjadi pilihan favorit bagi pedagang, pelaku UMKM, maupun usaha jasa.
3. KUR Kecil
- Plafon lebih dari Rp100 juta hingga Rp500 juta.
- Diperuntukkan bagi usaha yang telah berkembang dan membutuhkan tambahan modal lebih besar.
Adapun jangka waktu pinjaman meliputi:
- Modal kerja maksimal 3 tahun.
- Kredit investasi maksimal 5 tahun.
Untuk pinjaman dengan plafon besar, bank dapat meminta agunan tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Syarat Pengajuan KUR BRI
Calon debitur wajib memenuhi sejumlah persyaratan sebelum mengajukan pinjaman.