Persyaratan utama
- Memiliki usaha produktif dan layak.
- Usaha telah berjalan minimal 6 bulan.
- Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Tidak sedang menerima kredit modal kerja atau investasi dari bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau KKB.
Dokumen yang perlu disiapkan
- KTP elektronik.
- Kartu Keluarga (KK).
- Surat Nikah (jika ada).
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU).
- NPWP untuk pengajuan plafon di atas Rp50 juta.
Pastikan seluruh dokumen lengkap agar proses verifikasi berjalan lebih cepat.
Tips Agar Pengajuan KUR BRI Disetujui
Peluang pengajuan disetujui dapat meningkat apabila calon debitur mempersiapkan dokumen dan kondisi usaha dengan baik.
Beberapa tips yang dapat dilakukan antara lain:
- Pastikan riwayat kredit di SLIK OJK bersih dan tidak memiliki tunggakan.
- Lengkapi seluruh dokumen sesuai persyaratan.
- Buat pembukuan usaha secara sederhana namun rapi.
- Pastikan usaha benar-benar aktif saat proses survei lapangan.
- Sampaikan informasi mengenai omzet dan kondisi usaha secara jujur.
- Manfaatkan layanan pengajuan melalui kanal resmi BRI apabila tersedia.
Dengan persiapan yang matang, peluang memperoleh pembiayaan KUR BRI akan semakin besar sehingga modal usaha dapat dimanfaatkan untuk memperluas bisnis dan meningkatkan daya saing.
Mengapa KUR BRI Menjadi Pilihan UMKM?
KUR BRI menjadi salah satu program pembiayaan yang banyak diminati karena menawarkan bunga rendah, plafon pinjaman yang beragam, serta tenor yang fleksibel.
Selain itu, adanya subsidi bunga dari pemerintah membuat beban cicilan menjadi lebih ringan dibandingkan kredit komersial pada umumnya. Karena itu, KUR BRI dapat menjadi solusi pembiayaan bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Catatan: Persetujuan pengajuan KUR tetap mengikuti hasil analisis kelayakan usaha dan kebijakan Bank BRI. Besaran bunga, plafon, maupun persyaratan dapat berubah sesuai ketentuan terbaru yang berlaku.