Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Lampung Barat, Budi Kurniawan, S.I.P., M.M., mengatakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Terpadu Program Bangga Kencana merupakan bentuk sinergi antara Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, DPD IPeKB Provinsi Lampung, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan Program Bangga Kencana semakin efektif dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Budi menjelaskan, bantuan pembangunan jamban sehat diberikan kepada lima keluarga berisiko stunting yang berada di Pekon Simpang Sari, Kecamatan Sumber Jaya; Pekon Pura Laksana, Kecamatan Way Tenong; Pekon Sebarus dan Pekon Way Empulau Ulu, Kecamatan Balik Bukit; serta Pekon Tri Mekar Jaya, Kecamatan Bandar Negeri Suoh.
Selain itu, sebanyak 30 paket sembako disalurkan kepada keluarga berisiko stunting di Kecamatan Balik Bukit, Way Tenong, Sumber Jaya, Bandar Negeri Suoh, dan sejumlah kecamatan lainnya.
Setiap paket bantuan terdiri atas beras 5 kilogram, susu UHT 1 liter, telur 14 butir, dan minyak goreng 1 liter. Sementara itu, bantuan sanitasi berupa pembangunan satu unit jamban sehat dengan nilai Rp3 juta untuk setiap penerima.
Budi berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas kesehatan keluarga sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Lampung Barat.
"Melalui sinergi antara pemerintah, penyuluh KB, dan masyarakat, kami optimistis target penurunan stunting di Lampung Barat dapat tercapai," pungkasnya.