BMW awalnya merencanakan produksi 10 unit versi jalan raya untuk memenuhi syarat homologasi. Namun, perubahan regulasi ALMS membuat proyek tersebut dihentikan sebelum diproduksi secara massal.
Hanya sebagian kecil unit yang berhasil dirakit, sementara tiga unit produksi yang telah selesai hingga kini masih berada dalam koleksi resmi BMW.
Kelangkaan tersebut menjadikan M3 GTR sebagai salah satu model BMW paling eksklusif yang pernah dibuat.
Popularitas BMW M3 GTR tidak hanya dibangun melalui prestasi di lintasan balap, tetapi juga melalui dunia video game.
Pada 2005, mobil ini tampil sebagai kendaraan utama dalam Need for Speed: Most Wanted.
Livery berwarna perak dengan aksen biru khas menjadi identitas yang melekat kuat di benak para penggemar gim balap di seluruh dunia.
Dalam alur permainan, BMW M3 GTR digunakan oleh karakter utama sebelum akhirnya direbut oleh Razor, menjadikannya salah satu mobil virtual paling ikonik sepanjang sejarah industri video game.
Popularitas tersebut membuat BMW M3 GTR dikenal luas, bahkan oleh mereka yang sebelumnya tidak mengikuti dunia motorsport.
Seiring berjalannya waktu, BMW M3 GTR menjadi salah satu mobil koleksi paling bernilai di dunia.
Jumlah unit yang sangat terbatas, sejarah balap yang gemilang, serta statusnya sebagai ikon budaya populer membuat harga mobil ini diperkirakan mencapai jutaan dolar Amerika Serikat, tergantung kondisi, keaslian, dan riwayat kepemilikannya.
Tidak mengherankan apabila BMW M3 GTR menjadi salah satu model yang paling diidamkan oleh kolektor otomotif maupun penggemar BMW Motorsport.
BMW M3 GTR bukan sekadar varian performa tinggi dari keluarga M3. Mobil ini menjadi simbol keberhasilan BMW dalam menggabungkan teknologi balap, eksklusivitas, dan karakter berkendara yang luar biasa.