Program Lampung Mengaji di SMAN 1 Pesisir Tengah Bentuk Karakter Religius

SMAN 1 Pesisir Tengah rutin menggelar Lampung Mengaji sebelum belajar untuk memperkuat karakter dan spiritual siswa.
Yayan Prantoso - Minggu, 10 Mei 2026 - 15:12 WIB
Kepala SMAN 1 Pesisir Tengah Rodi Satria
Kepala SMAN 1 Pesisir Tengah Rodi Satria - Foto Dok. SMAN 1 Pesisir Tengah.

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Tidak hanya berfokus pada siswa muslim, sekolah juga memberikan ruang bagi peserta didik nonmuslim untuk membaca kitab suci sesuai keyakinan masing-masing di ruangan yang telah disediakan.

Menurut Rodi, pendekatan inklusif tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap keberagaman sekaligus memperkuat nilai toleransi antar peserta didik.

Dengan demikian, seluruh siswa tetap dapat memulai aktivitas belajar dengan suasana spiritual yang baik sesuai agama masing-masing.

“Sekolah ingin seluruh peserta didik merasa nyaman dan dihargai. Karena itu, bagi siswa nonmuslim kami juga memfasilitasi waktu khusus untuk membaca kitab suci sesuai keyakinannya. Semangat utamanya adalah membangun karakter positif dan kedisiplinan,” ujarnya.

Advertisements

Program Lampung Mengaji di SMAN 1 Pesisir Tengah juga dinilai efektif meningkatkan kedisiplinan siswa.

Pihak sekolah mencatat tingkat keterlambatan peserta didik mengalami penurunan cukup signifikan sejak program tersebut diterapkan secara konsisten.

Para siswa kini lebih antusias datang lebih awal agar dapat mengikuti tadarus bersama teman-teman sekelas. Kebiasaan itu perlahan membentuk budaya disiplin yang tumbuh dari kesadaran pribadi, bukan sekadar aturan sekolah.

“Anak-anak sekarang lebih bersemangat datang pagi. Mereka tidak ingin tertinggal mengikuti kegiatan mengaji bersama teman-temannya. Ini menjadi dampak positif yang sangat terasa bagi sekolah,” ungkapnya.

Advertisements

Pihak sekolah berharap budaya Lampung Mengaji dapat terus dipertahankan dan menjadi bekal bagi siswa saat terjun ke tengah masyarakat.

Rodi menegaskan sekolah berkomitmen menjaga tradisi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas religius di Kabupaten Pesbar yang dikenal sebagai Negeri Para Saibatin dan Ulama.

“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi kebiasaan baik yang melekat pada diri siswa. Ketika mereka nantinya berada di tengah masyarakat, nilai-nilai religius yang ditanamkan sejak sekolah dapat menjadi pegangan dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.(*)

 

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

45.814 Warga Lampung Barat Terima Bantuan Beras 10 Kilogram
Cadangan Pangan Lampung Barat Tersalur 1,03 Ton hingga Juli 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Pelajar se-Bandar Negeri Suoh Ikuti Perkemahan
Habibullah Gantikan Muhammad Irfan sebagai Pj Peratin Gunungterang
Dedy Tisna Amijaya Terpilih Aklamasi Pimpin APPSI Lampung Barat 2026–2031
Advertisements

Berita Pilihan

Link DANA Kaget 12 Agustus 2026, Waspadai Tautan Palsu Berkedok Saldo Gratis

Proyek Sudah PHO, BPK Temukan Kekurangan Volume Drainase Rp188,5 Juta

Klaim Link DANA Kaget 11 Agustus 2026 Tanpa Buru-buru Upgrade Premium

DANA Kaget Terbaru 10 Agustus 2026: Begini Cara Klaim Saldo Gratis yang Aman

Link DANA Kaget Terbaru Hari Ini, Klaim Saldo Gratis Tanpa Premium

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements