Yamaha V75, Kisah Motor Bebek 2-Tak Legendaris yang Kini Diburu Kolektor

Dengan mesin 2-tak, sistem Autolube dan desain sederhana, Yamaha V75 menjadi bagian penting sejarah motor klasik di Indonesia.
Krisna Jeri - Sabtu, 22 Agt 2026 - 07:05 WIB
Yamaha V75 menjadi salah satu motor bebek 2-tak legendaris yang pernah meramaikan jalanan Indonesia. Kini, motor mungil dengan desain khas era 1970-an tersebut mulai diburu kolektor dan pencinta kendaraan klasik.
Yamaha V75 menjadi salah satu motor bebek 2-tak legendaris yang pernah meramaikan jalanan Indonesia. Kini, motor mungil dengan desain khas era 1970-an tersebut mulai diburu kolektor dan pencinta kendaraan klasik. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Salah satu ciri utama Yamaha V75 terletak pada sektor dapur pacunya.

Motor ini menggunakan mesin satu silinder dua langkah atau 2-tak berpendingin udara dengan kapasitas sekitar 71,9 cc.

Mesin tersebut dilengkapi sistem pelumasan Autolube, teknologi yang menjadi salah satu ciri khas Yamaha pada kendaraan 2-tak.

Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi tiga percepatan dengan kopling sentrifugal otomatis.

Advertisements

Sistem pengapiannya masih menggunakan platina, teknologi mekanis yang kini tergolong klasik.

Namun, kesederhanaan tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi penggemar motor lawas karena perawatan dan perbaikannya relatif mudah dipahami.

Untuk ukuran motor bebek kecil pada masanya, karakter mesin dua tak memberikan respons yang cukup sigap untuk menunjang kebutuhan mobilitas harian.

Selain mesin, Yamaha V75 juga dikenal melalui konstruksinya yang ringkas.

Advertisements

Motor ini memiliki dimensi yang relatif kecil dan bobot sekitar 72 kilogram untuk versi standar.

Ukurannya yang mungil membuat V75 mudah digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Tangki bahan bakarnya memiliki kapasitas sekitar 5,3 liter. Pada bagian kaki-kaki, Yamaha menggunakan suspensi depan tipe leading link, sementara bagian belakang memakai lengan ayun dengan dua peredam kejut atau double shock. 

Sistem pengereman depan dan belakang masih mengandalkan rem tromol.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements