Konsep tersebut juga membuat Méhari cocok digunakan untuk aktivitas luar ruangan.
Bahkan, desain kendaraan memungkinkan bagian tertentu dibersihkan menggunakan air sehingga perawatannya relatif praktis.
Atap dan bagian samping mobil dapat dibuka. Sementara itu, bagian belakang memiliki ruang yang cukup fleksibel untuk membawa barang.
Karakter tersebut membuat Méhari tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan rekreasi, tetapi juga kendaraan kerja.
Mobil ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan karena konstruksinya sederhana dan mudah disesuaikan.
Di balik desainnya yang sederhana, Citroën Méhari menggunakan mesin dua silinder berkapasitas sekitar 602 cc pada versi awal produksinya.
Tenaganya memang tidak besar jika dibandingkan mobil modern. Namun, hal tersebut sesuai dengan konsep Méhari yang mengandalkan bobot kendaraan yang ringan.
Méhari memiliki bobot kosong sekitar 525 kilogram dengan panjang sekitar 3,5 meter. Kendaraan ini mampu membawa hingga empat penumpang.
Citroën mencatat tenaga Méhari berada di kisaran 28 hingga 32 hp, tergantung versi dan perkembangan spesifikasinya.
Konstruksi yang ringan membuat mesin berkapasitas kecil tersebut tetap mampu menjalankan fungsi kendaraan sehari-hari.
Salah satu perkembangan paling menarik dalam sejarah Méhari terjadi pada 1979 ketika Citroën memperkenalkan varian Méhari 4x4.
Berbeda dari versi penggerak dua roda, varian tersebut memiliki kemampuan lebih baik untuk menghadapi medan yang sulit. Sepanjang masa produksinya, sebanyak 1.213 unit Méhari 4x4 dibuat.