Akibatnya, WLA yang masih memiliki konfigurasi militer lengkap kini menjadi semakin menarik bagi kolektor.
Secara visual, Harley-Davidson WLA memiliki karakter yang sangat kuat.
Mesin V-twin terbuka, tangki bahan bakar dengan desain khas, jok tunggal, fender besar, dan perlengkapan militer membuat motor ini mudah dikenali sebagai Harley-Davidson dari era perang.
Warna hijau militer yang banyak digunakan pada unit operasional juga semakin memperkuat identitasnya.
Namun, warna bukan satu-satunya indikator keaslian sebuah WLA. Kolektor biasanya memperhatikan nomor mesin, nomor rangka, komponen, detail produksi, serta riwayat kendaraan.
Dokumentasi sejarah sebuah unit juga dapat menjadi bagian penting dalam menentukan nilai dan keasliannya.
Saat ini, Harley-Davidson WLA tidak lagi sekadar dipandang sebagai motor tua.
Hubungannya dengan sejarah Perang Dunia II membuat motor ini memiliki nilai historis tersendiri.
Unit yang masih mempertahankan konfigurasi militer, komponen orisinal, dan dokumentasi sejarah yang jelas umumnya lebih menarik bagi kolektor.
Restorasi WLA juga membutuhkan perhatian khusus.
Menggunakan komponen modern memang dapat membuat motor lebih mudah dikendarai dan dirawat.