Pada akhirnya, Traction Avant digantikan oleh generasi kendaraan Citroën yang lebih modern.
Pengaruh Traction Avant masih dapat dilihat pada sejumlah konsep yang kini menjadi hal umum dalam industri otomotif.
Penggerak roda depan, bodi monokok, suspensi independen, dan rem hidrolik bukan lagi teknologi yang mengejutkan pada mobil modern.
Namun, kombinasi berbagai teknologi tersebut pada 1930-an menjadikan Traction Avant sebagai kendaraan yang jauh mendahului zamannya.
Keberanian Citroën tidak hanya terlihat dari perubahan sistem penggerak.
Hampir seluruh konsep kendaraan dirancang ulang, mulai dari struktur bodi, tata letak komponen mekanis, sistem suspensi hingga karakter aerodinamis.
Itulah yang membuat Traction Avant memiliki posisi istimewa dalam sejarah otomotif.
Lebih dari sembilan dekade setelah pertama kali diperkenalkan, Citroën Traction Avant tetap dikenang sebagai salah satu mobil klasik paling penting di dunia.
Mobil ini membuktikan bahwa kendaraan produksi massal dapat dirancang lebih rendah, stabil, aerodinamis, sekaligus membawa teknologi yang kemudian menjadi bagian dari standar industri otomotif modern.