Menurutnya, upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman harus dimulai dari hal paling sederhana, yakni lingkungan rumah masing-masing. Kebiasaan menjaga kebersihan yang tumbuh di keluarga diyakini akan lebih mudah diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kita mulai dari rumah kita masing-masing. Kalau lingkungan kita bersih, maka kita akan nyaman bekerja dan beraktivitas,” ujarnya.
Parosil berharap Gerakan ASRI tidak hanya menghasilkan lingkungan yang bersih secara fisik. Lebih dari itu, gerakan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan secara mandiri dan berkelanjutan.
“Ini menjadi gerakan bersama. Kita ingin budaya bersih dan gotong royong tumbuh sampai ke tingkat paling bawah sehingga Lampung Barat benar-benar menjadi kabupaten yang aman, sehat, resik dan indah,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Tim Satgas Kabupaten Lampung Barat yang juga Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Pirwan, mengatakan pencanangan Gerakan ASRI menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pemerintah pusat.
Menurut Pirwan, keterlibatan seluruh unsur diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan hidup sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Gerakan ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua,” kata Pirwan.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi masyarakat yang terlibat, rangkaian pencanangan Gerakan ASRI ditutup dengan pengundian doorprize secara digital oleh Bupati dan Wakil Bupati.
Hadiah tersebut tidak langsung diserahkan pada hari pencanangan. Para pemenang dijadwalkan menerima doorprize pada peringatan hari jadi ke-35 Kabupaten Lampung Barat yang akan berlangsung pada 24 September mendatang.
Melalui pencanangan ini, Pemkab Lampung Barat berharap Gerakan ASRI berkembang menjadi gerakan berkelanjutan, bukan sekadar agenda tahunan. Dari rumah, sekolah, kantor, pekon hingga kecamatan, semangat menjaga kebersihan diharapkan tumbuh menjadi budaya bersama masyarakat.