BANDAR LAMPUNG – Ford Mustang Boss 302 merupakan salah satu varian Mustang paling ikonik yang lahir pada era kejayaan muscle car Amerika Serikat.
Mobil ini bukan sekadar Mustang bermesin V8 dan berpenampilan agresif, tetapi dikembangkan dengan hubungan yang sangat erat dengan dunia balap.
Nama Boss 302 pertama kali digunakan Ford pada model 1969 dan 1970 sebagai bagian dari upaya memenuhi persyaratan homologasi untuk kompetisi SCCA Trans-Am.
Setelah sempat menghilang selama puluhan tahun, nama tersebut kembali digunakan Ford pada Mustang model 2012 dan 2013.
Perpaduan mesin V8, pengendalian yang lebih serius, desain khas, serta rekam jejak kompetisi membuat Boss 302 menempati posisi khusus dalam sejarah panjang Mustang.
Kemunculan Mustang Boss 302 tidak dapat dipisahkan dari persaingan ketat di arena balap Amerika Serikat pada akhir 1960-an.
Saat itu, Ford membutuhkan mobil yang mampu bersaing pada kelas mesin hingga 5,0 liter dalam ajang Trans-Am. Salah satu rival terkuatnya adalah Chevrolet Camaro Z/28.
Regulasi kompetisi mengharuskan produsen menjual mobil versi jalan raya dalam jumlah tertentu agar model tersebut memenuhi persyaratan homologasi.
Ford kemudian mengembangkan Mustang Boss 302 sebagai mobil produksi yang memiliki hubungan erat dengan versi balapnya.
Strategi tersebut melahirkan salah satu Mustang paling berorientasi performa pada masanya.
Berbeda dari Mustang standar yang lebih mengedepankan karakter grand tourer dan muscle car, Boss 302 mendapatkan sejumlah peningkatan pada mesin, suspensi, rem, sasis, hingga sistem penggerak.
Jantung Mustang Boss 302 generasi pertama adalah mesin V8 berkapasitas 302 cubic inch atau sekitar 4,9 liter.