Bodi W201 yang relatif kecil dipadukan dengan mesin enam silinder berkapasitas 3,2 liter.
Konfigurasi tersebut menghasilkan karakter berkendara yang berbeda dibandingkan varian 190E bermesin empat silinder.
Mesin enam silinder memberikan penyaluran tenaga yang lebih berisi tanpa menghilangkan karakter sedan Mercedes-Benz.
Menariknya, mobil ini juga tetap mempertahankan sisi kenyamanan sebagai sedan empat pintu.
Karena itu, 190E 3.2 AMG tidak sekadar mengejar sensasi berkendara ekstrem seperti mobil sport murni.
Karakter tersebut justru menjadi salah satu keunikannya.
Peningkatan performa tentu membutuhkan sistem pengendalian yang sepadan. Pengembangan AMG pun tidak berhenti pada sektor mesin.
Komponen sasis dan kaki-kaki turut mendapatkan perhatian. Sejumlah komponen dari keluarga Mercedes-Benz dengan mesin lebih besar digunakan untuk membantu meningkatkan kestabilan kendaraan.
Basis W201 sendiri sudah memiliki keunggulan melalui konstruksi suspensi belakang multi-link.
Teknologi tersebut menjadi salah satu karakter teknis penting 190E dan membantu menghasilkan pengendalian yang stabil.
Kombinasi antara mesin enam silinder, sasis W201, dan penyempurnaan AMG membuat 190E 3.2 AMG mampu menawarkan keseimbangan antara kenyamanan sedan dan kemampuan berkendara yang lebih sporty.