Sejumlah elemen desain tersebut juga mengambil inspirasi dari Ferrari lain yang dirancang Pininfarina, termasuk Ferrari 365 California.
Siluet bagian belakang menjadi salah satu ciri paling mudah dikenali. Kaca belakang yang relatif tegak dan bentuk panel buritannya menciptakan kesan seperti mobil bermesin tengah.
Padahal, di balik kap depannya tetap tersimpan mesin V12 yang menjadi salah satu karakter utama Ferrari 330 GTC Speciale.
Kelangkaan menjadi salah satu alasan utama Ferrari 330 GTC Speciale memiliki posisi istimewa di antara jajaran Ferrari klasik.
Empat unit dengan bodi Speciale disebut dibuat oleh Pininfarina. Salah satu di antaranya memiliki nomor sasis 9439 dan pernah dimiliki Princess Liliane de Réthy dari Belgia.
Sementara itu, unit lainnya dengan nomor sasis 9653 dibuat untuk Dr. Michael DeBakey, dokter bedah jantung terkenal asal Amerika Serikat.
Meski demikian, pencatatan jumlah dan nomor sasis Ferrari 330 GTC Speciale tidak sepenuhnya seragam dalam berbagai sumber sejarah Ferrari.
Sejumlah dokumen penilaian Ferrari 330 GTC/GTS mencatat kendaraan Speciale dengan berbagai modifikasi khusus.
Karena itu, sejarah setiap unit perlu ditelusuri berdasarkan nomor sasis, dokumen kendaraan, serta riwayat kepemilikannya.
Kelangkaan Ferrari 330 GTC Speciale juga tercermin dari nilai mobil tersebut di pasar koleksi.
Salah satu unit yang ditawarkan pada 2016 tercatat terjual dengan harga mencapai US$3,41 juta.
Nilai tersebut menunjukkan bagaimana Ferrari dengan bodi khusus rancangan Pininfarina dapat memiliki harga jauh di atas mobil Ferrari produksi massal pada era yang sama.