PSEL LAMPUNG : Pusaran Janji di Tempat Baru, Purwotani Awas Tertipu

PSEL Lampung Raya di Purwotani menghadirkan janji energi dari sampah, tetapi persoalan TPA Bakung belum otomatis berakhir.
Krisna Jeri - Rabu, 23 Sep 2026 - 15:15 WIB
Pemerintah mengebut Proyek Strategis Nasional PSEL Lampung Raya di Desa Purwotani dengan iming-iming energi bersih. Namun di Bandar Lampung, jutaan ton sampah TPA Bakung mengancam warga. Solusi kedaruratan atau sekadar cuci tangan di atas cerobong in
Pemerintah mengebut Proyek Strategis Nasional PSEL Lampung Raya di Desa Purwotani dengan iming-iming energi bersih. Namun di Bandar Lampung, jutaan ton sampah TPA Bakung mengancam warga. Solusi kedaruratan atau sekadar cuci tangan di atas cerobong in - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Pada 11 Mei 2026 di Graha Mandiri, Jakarta, kesepakatan bersama ditandatangani oleh Kemenko Pangan, Pemprov Lampung, Danantara Indonesia, Pemkot Bandar Lampung, Pemkab Lampung Selatan, dan Pemkab Lampung Timur.

Skema aglomerasi pun disiapkan.

PSEL Lampung Raya dirancang mengolah 1.168,62 ton sampah per hari.

Kota Bandar Lampung menjadi pemasok terbesar dengan 770,13 ton per hari, disusul Lampung Selatan sebanyak 310,66 ton dan Lampung Timur 87,83 ton.

Advertisements

Namun, fasilitas pengolahan sampah berskala besar itu tidak dibangun di Bandar Lampung.

Bagi masyarakat Bandar Lampung yang selama bertahun-tahun hidup berdampingan dengan persoalan bau dan timbunan sampah di TPA Bakung, kehadiran PSEL sejatinya menawarkan harapan baru.

Tetapi fasilitas tersebut dipastikan tidak berdiri di atas lahan TPA Bakung.

Hasil rapat koordinasi Pemprov Lampung bersama Danantara pada 10 Agustus 2026 menetapkan PSEL Lampung Raya dibangun di atas lahan seluas 20 hektare di Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Advertisements

Sebelumnya, pada 13 Juli 2026, Badan Pengelola Investasi Danantara mengumumkan penunjukan Konsorsium Bumi Biru Indonesia (SUS Indoplas) sebagai mitra utama pengembang PSEL Lampung Raya.

Konsorsium tersebut disiapkan menggarap proyek dengan nilai investasi triliunan rupiah. Targetnya, peletakan batu pertama atau groundbreaking dilakukan pada Desember 2026.

Tahapan berikutnya ditargetkan memasuki first waste in pada kuartal III 2028 dan beroperasi penuh atau Commercial Operation Date (COD) pada kuartal IV 2028.

Di atas kertas, PSEL Purwotani membawa sejumlah janji besar.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements