Pengujian Performa Gaming AAA di Resolusi 1440p
Meskipun dirancang utama untuk segmen produktivitas dan pembuatan konten, kemampuan olah grafis laptop ini saat melibas deretan judul game AAA sangat memukau. Semua pengujian game dilakukan pada standar resolusi tinggi 1440p.
Pada judul game Black Myth: Wukong, sistem mampu menghasilkan angka kisaran 50 FPS secara murni. Begitu fitur Multi-Frame Generation diaktifkan, lompatan angka frame rate meningkat drastis hingga menyentuh kisaran 140 FPS yang sangat halus dipandang mata.
Game berat lainnya seperti Doom: The Dark Ages pada setelan grafis tertinggi sanggup berjalan stabil di atas 60 FPS tanpa kendala. Lonjakan performa hingga 200 FPS dapat diraih dengan mudah saat fitur frame generation mulai diaktifkan.
Bahkan untuk game Cyberpunk 2077 dengan setelan grafik Ultra dan Ray Tracing aktif, frame rate bawaan berkisar di 50-60 FPS. Angka tersebut langsung melejit melampaui 160 FPS setelah memanfaatkan fitur DLSS Neural Rendering terbaru dari Nvidia.
Kemampuan Mengoperasikan Local Agentic AI Tanpa Internet
Salah satu nilai jual paling eksklusif dari arsitektur Nvidia RTX Spark adalah kemampuannya mengeksekusi beban kerja AI lokal atau Local Agentic AI secara mandiri. Perangkat ini sanggup menjalankan model bahasa besar (LLM) seperti Mistral 7B dan Llama 3.1 tanpa koneksi internet.
Dalam pengujian alur kerja otomatisasi Hermes Agent, sistem dapat secara cerdas menyusun berkas instruksi JSON untuk aplikasi ComfyUI secara otomatis. Pengguna cukup memberikan perintah dalam bahasa alami, dan AI lokal akan menyiapkan alur kerja upscaling video secara mandiri.
AI lokal ini juga bisa difungsikan untuk mengeksekusi pekerjaan terjadwal harian tanpa mengandalkan server awan (cloud). Contohnya seperti merangkum berita analisis pasar saham setiap pagi yang langsung disajikan rapi saat laptop baru dinyalakan.
Skema Unified Memory yang besar menjadi kunci utama kelancaran eksekusi model AI kompleks ini. Pengguna dapat secara bebas mengalokasikan kapasitas RAM bawaan menjadi VRAM khusus melalui menu pengaturan perangkat lunak ProArt Creator Hub.
Efisiensi Daya Baterai dan Harga Resmi di Indonesia
Mengingat daya pacunya yang setara dengan laptop gaming papan atas, efisiensi konsumsi daya baterainya tergolong sangat mengejutkan. Pada pengujian pemutaran video lokal resolusi 1080p, baterainya sanggup bertahan hingga durasi 13,5 jam penggunaan nonstop.
Daya tahan belasan jam ini memberikan mobilitas tinggi bagi para profesional yang sering bekerja di luar ruangan tanpa perlu terus-menerus mencari colokan listrik. Efisiensi arsitektur chip ARM terbukti mampu memangkas konsumsi daya secara drastis saat beban kerja tergolong ringan.
Mengenai ketersediaan dan harga, ASUS ProArt P16 varian tertinggi dengan RAM 128 GB dibanderol pada kisaran harga preorder sekitar Rp113 juta di pasar Indonesia. Sementara untuk varian adiknya yaitu ProArt P14 dengan kapasitas RAM 64 GB ditawarkan pada angka kisaran Rp80 juta.
Meskipun angka investasinya tergolong sangat tinggi untuk standar konsumen umum, spesifikasi dan kemampuan multitalenta yang diusungnya menyasar segmen profesional spesifik. Perangkat ini menjadi jawaban bagi mereka yang membutuhkan mesin komputasi AI lokal super kencang dalam kemasan bodi yang tetap ringkas dan ringan dibawa mobilitas.