Terungkap! Uang Palsu Rp980 Juta Dibawa dari Medan, Polisi Dalami Jaringan Pengedar

Seorang pria berinisial AW diamankan saat membawa 9.800 lembar uang diduga palsu di bus Medan–Jakarta. Polisi menjanjikan pengembangan kasus hingga jaringan lain terungkap.
Krisna Jeri - Rabu, 21 Okt 2026 - 17:17 WIB
Ditreskrimsus Polda Lampung mengungkap dugaan peredaran uang rupiah palsu senilai nominal Rp980 juta. Sebanyak 9.800 lembar uang pecahan Rp100 ribu disita dari seorang penumpang bus di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Ditreskrimsus Polda Lampung mengungkap dugaan peredaran uang rupiah palsu senilai nominal Rp980 juta. Sebanyak 9.800 lembar uang pecahan Rp100 ribu disita dari seorang penumpang bus di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

"Kami juga memastikan bahwa penyidikan perkara ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat, mulai dari pembuat, pemodal, hingga jaringan pengedar. Kami tidak ingin pengungkapan ini berhenti hanya pada kurir yang berhasil diamankan," lanjutnya.

Yuni juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan transaksi tunai, terutama dalam jumlah besar.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih teliti dalam mengenali keaslian uang rupiah. Apabila menemukan indikasi peredaran uang palsu, segera laporkan kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkasnya.

Polda Lampung menegaskan bahwa pengembangan kasus masih berlangsung untuk menelusuri asal-usul uang yang disita dan mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Advertisements

Masyarakat juga diimbau memeriksa keaslian uang rupiah serta melaporkan dugaan peredaran uang palsu kepada pihak berwenang.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements