BANDAR LAMPUNG – Memperingati Hari Sumpah Pemuda, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menggelar Multistakeholder Forum bertema Energy Support for Government Development Programs dengan subtema Introducing PLN UID Lampung’s SPKLU Partnership.
Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat sinergi antara PLN, pemerintah, dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah, memperluas pemanfaatan energi bersih, serta mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Provinsi Lampung.
Forum tersebut menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk membahas peluang kerja sama, inovasi layanan kelistrikan, dan pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka peluang investasi.
General Manager PLN UID Lampung, Noer Soeratmoko, mengatakan semangat Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa kolaborasi dan persatuan merupakan modal penting untuk menghadapi tantangan serta mendorong kemajuan daerah.
“Semangat Hari Sumpah Pemuda mengajarkan kita bahwa kolaborasi dan persatuan merupakan kekuatan untuk mencapai tujuan bersama. Melalui forum ini, PLN ingin memperkuat sinergi dengan pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung program pembangunan, mengembangkan inovasi layanan kelistrikan, serta menghadirkan solusi energi yang andal dan berkelanjutan. Kami percaya, melalui kerja sama yang kuat, PLN dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lampung,” ungkap Noer.
Kegiatan ini turut menghadirkan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung, Ir. Budi Darmawan, S.T., M.T., sebagai narasumber.
Ia menyampaikan materi mengenai kebijakan pengembangan energi bersih untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai.
Menurut Budi, pengembangan kendaraan listrik membutuhkan dukungan infrastruktur pengisian daya yang memadai serta kolaborasi antara pemerintah, PLN, dan pelaku usaha.
“Pengembangan energi bersih dan ekosistem kendaraan listrik merupakan langkah penting dalam mendukung transisi energi yang berkelanjutan. Provinsi Lampung memiliki potensi besar dalam pengembangan kendaraan listrik, sehingga diperlukan dukungan infrastruktur pengisian daya yang memadai serta kolaborasi antara pemerintah, PLN, dan dunia usaha. Melalui sinergi ini, pengembangan SPKLU diharapkan semakin luas, membuka peluang investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Budi.
Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk memperluas ketersediaan fasilitas pengisian daya, meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik, serta mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung transisi energi.
Sebagai bagian dari pengembangan layanan energi, PLN UID Lampung memperkenalkan skema kemitraan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kepada pelaku usaha dan pemangku kepentingan yang hadir.
Melalui skema tersebut, PLN mendorong peluang kerja sama dalam pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di berbagai lokasi strategis.