Kemitraan ini diharapkan dapat memperluas akses layanan bagi pengguna kendaraan listrik sekaligus memberikan nilai tambah bagi mitra usaha.
Keberadaan SPKLU juga berpotensi mendukung pertumbuhan kegiatan ekonomi di sekitar lokasi pengisian daya.
Pelaku usaha dapat mengembangkan layanan pendukung bagi pelanggan, sementara pengguna kendaraan listrik memperoleh alternatif tempat untuk mengisi daya selama perjalanan.
Dengan meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur kendaraan listrik, pengembangan SPKLU menjadi salah satu peluang bagi dunia usaha untuk berpartisipasi dalam ekosistem energi bersih di Provinsi Lampung.
Forum tersebut turut menghadirkan testimoni Owner El’s Coffee, Elkana Arlen Riswan, yang menjadi mitra lahan SPKLU pertama PLN UID Lampung sejak 2021.
Elkana menyampaikan bahwa keberadaan SPKLU di lokasi usaha tidak hanya menyediakan fasilitas pengisian daya, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik yang ingin beristirahat sambil menikmati layanan coffee shop.
“Kami bangga menjadi mitra SPKLU pertama PLN UID Lampung sejak 2021. SPKLU El’s Coffee dilengkapi fasilitas Ultra Fast Charging di jalur non-tol yang memudahkan pengguna kendaraan listrik. Saat ini, SPKLU kami mencatat rata-rata 16 transaksi dengan konsumsi energi 382 kWh per hari, tertinggi di antara SPKLU kemitraan se-Lampung. Kehadiran SPKLU yang berdampingan dengan coffee shop juga memberikan kenyamanan bagi pelanggan untuk mengisi daya sambil beristirahat,” ungkap Elkana.
Pengalaman kemitraan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan SPKLU dapat berjalan beriringan dengan kegiatan usaha lainnya.
Integrasi fasilitas pengisian daya dengan tempat makan atau lokasi istirahat dapat memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengguna kendaraan listrik.
Model kemitraan seperti ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan layanan tambahan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas kendaraan listrik.
Melalui Multistakeholder Forum, PLN UID Lampung menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah dan transisi energi di Provinsi Lampung.
Sinergi antara PLN, pemerintah, dan dunia usaha diharapkan mampu mempercepat pengembangan infrastruktur kendaraan listrik, memperluas peluang investasi, serta mendorong pemanfaatan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.