LAMPUNG BARAT – Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin, menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp25 juta kepada Andri Baston, warga Pemangku VI, Pekon Balak, Kecamatan Batu Brak, yang rumahnya terbakar pada 10 Oktober 2026. Bantuan tersebut berasal dari donasi yang dihimpun PKH Peduli Lampung Barat bersama masyarakat dengan total mencapai Rp28 juta.
Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Selasa (27/10/2026). Selain uang tunai, keluarga korban juga menerima bantuan kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga yang sebelumnya dibeli menggunakan sebagian dana donasi.
Dari total donasi Rp28 juta, sebanyak Rp3 juta dialokasikan untuk membeli berbagai kebutuhan keluarga korban. Bantuan tersebut meliputi sembako, pakaian, peralatan dapur, piring, gelas, dan tikar. Sementara itu, sisa dana sebesar Rp25 juta diserahkan langsung kepada Andri Baston untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga setelah musibah sekaligus mendukung upaya membangun kembali rumah yang terbakar.
Mad Hasnurin mengapresiasi inisiatif PKH Peduli Lampung Barat dan masyarakat yang telah bergotong royong mengumpulkan donasi untuk membantu warga terdampak kebakaran. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian bersama terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
“Bantuan ini merupakan hasil kerja keras teman-teman PKH Peduli Lampung Barat yang telah mengumpulkan donasi dari masyarakat. Meskipun dikumpulkan sedikit demi sedikit, alhamdulillah dana yang terkumpul mencapai Rp28 juta,” ujar Mad Hasnurin.
Ia berharap bantuan yang diserahkan dapat meringankan beban keluarga Andri Baston, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. Bantuan uang tunai tersebut juga diharapkan menjadi modal awal bagi keluarga korban untuk kembali menata kehidupan dan membangun rumahnya.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi keluarga yang terkena musibah dan dapat membantu membangun kembali rumahnya. Kami berharap keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan, sejumlah kepala perangkat daerah, camat, peratin, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran unsur pemerintah dan masyarakat menunjukkan adanya dukungan bersama bagi warga yang terdampak musibah.
Bantuan tersebut menjadi bentuk solidaritas untuk membantu keluarga korban melewati masa sulit pascakebakaran. Penggalangan dana yang dilakukan PKH Peduli Lampung Barat bersama masyarakat juga mencerminkan pentingnya semangat gotong royong dalam membantu warga memenuhi kebutuhan dasar dan memulihkan kehidupan setelah mengalami musibah. (*)