Agus Djumadi: Sumpah Pemuda Harus Jadi Energi Generasi Muda di Era Digital

Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Agus Djumadi menilai semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui persatuan, kreativitas, dan tanggung jawab di era digital.
Krisna Jeri - Rabu, 28 Okt 2026 - 15:33 WIB
Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Agus Djumadi mengajak generasi muda memaknai Hari Sumpah Pemuda dengan memperkuat persatuan, meningkatkan literasi digital, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta bangsa.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Agus Djumadi mengajak generasi muda memaknai Hari Sumpah Pemuda dengan memperkuat persatuan, meningkatkan literasi digital, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta bangsa. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, mengajak generasi muda menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan literasi digital, serta mengambil peran nyata dalam pembangunan bangsa.

Menurut Agus, Sumpah Pemuda tidak sekadar menjadi peristiwa bersejarah yang diperingati setiap 28 Oktober.

Lebih dari itu, semangat yang diwariskan para pemuda pada 1928 harus terus diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah perkembangan zaman.

“Sumpah Pemuda bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan para pendahulu. Momentum ini harus menjadi pengingat bagi generasi muda bahwa persatuan, semangat perjuangan, dan keberanian mengambil peran merupakan fondasi penting untuk membangun masa depan bangsa,” ujar Agus.

Advertisements

Ia menilai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini berbeda dengan kondisi pada masa perjuangan kemerdekaan.

Jika dahulu para pemuda menghadapi keterbatasan komunikasi dan tekanan penjajahan, kini mereka hidup di era digital dengan arus informasi yang bergerak sangat cepat.

Kemajuan teknologi membuka peluang besar bagi generasi muda untuk belajar, berinovasi, mengembangkan usaha, dan memperluas jaringan.

Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, dan polarisasi sosial.

Advertisements

“Teknologi memberikan banyak peluang, tetapi juga menuntut tanggung jawab. Jangan sampai kemudahan mengakses informasi justru membuat kita mudah terprovokasi, menyebarkan kabar yang belum tentu benar, atau terjebak dalam perpecahan,” katanya.

Agus mengatakan, salah satu pesan utama Sumpah Pemuda yang tetap relevan hingga saat ini adalah pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Pada 1928, para pemuda dari berbagai latar belakang menunjukkan bahwa perbedaan suku, bahasa, dan daerah tidak menjadi penghalang untuk membangun cita-cita bersama sebagai bangsa Indonesia.

Semangat tersebut, menurutnya, perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menggunakan media sosial.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements