Saptono menambahkan, panen raya dengan cakupan lebih luas juga direncanakan berlangsung pada 11 November 2026. Kegiatan tersebut diproyeksikan melibatkan lahan persawahan sekitar 1.000 hektare.
“Selanjutnya, panen raya dalam skala lebih besar direncanakan pada 11 November 2026 dengan cakupan lahan sekitar 1.000 hektare, yang diharapkan melibatkan jajaran Kejaksaan Tinggi serta unsur pimpinan Kejaksaan Agung. Kami berharap PLN dapat mendukung pengembangan infrastruktur kelistrikan di kawasan persawahan Desa Tanjung Sari, khususnya untuk menunjang kebutuhan pengairan dan modernisasi pertanian.Dengan dukungan tersebut, diharapkan produktivitas pertanian semakin meningkat dan program ketahanan pangan nasional dapat berjalan secara berkelanjutan,” tambah Saptono.
Sinergi antara PLN UP3 Metro dan Kejaksaan Negeri Lampung Timur menjadi bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung agenda pembangunan pemerintah, khususnya penguatan ketahanan pangan nasional.
Kerja sama tersebut juga mencerminkan pentingnya keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi kebutuhan petani dan mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Melalui semangat Melayani Masyarakat, PLN UP3 Metro berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, serta mendorong pemanfaatan listrik secara produktif.
Dukungan infrastruktur kelistrikan di kawasan persawahan diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.