DPRD Bandar Lampung Soroti Konflik SDN 2 Talang, Dinas Pendidikan Diminta Beri Kepastian

Komisi IV DPRD Bandar Lampung membahas mosi tidak percaya terhadap PLT Kepala SDN 2 Talang, mulai dari konflik guru hingga transparansi pengadaan dan dana BOS.
Krisna Jeri - Selasa, 27 Okt 2026 - 17:25 WIB
Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung menggelar rapat dengar pendapat membahas konflik internal SDN 2 Talang. Sejumlah guru menyampaikan keberatan terhadap kepemimpinan PLT kepala sekolah, sementara Dinas Pendidikan diminta menindaklanjuti persoalan ter
Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung menggelar rapat dengar pendapat membahas konflik internal SDN 2 Talang. Sejumlah guru menyampaikan keberatan terhadap kepemimpinan PLT kepala sekolah, sementara Dinas Pendidikan diminta menindaklanjuti persoalan ter - Krisna Jeri

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG – Konflik internal SD Negeri 2 Talang semakin menjadi sorotan setelah mosi tidak percaya yang disampaikan sejumlah guru terhadap Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah, Hesti Kusumaningrum, dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Selasa 27 Oktober 2026.

Dalam rapat tersebut, sejumlah persoalan mengemuka, mulai dari hubungan kerja antara guru dan pimpinan sekolah, ketidakjelasan penugasan PLT kepala sekolah, hingga keluhan mengenai transparansi pengadaan barang dan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, mengatakan pihaknya telah mendengarkan keterangan dari berbagai pihak yang terlibat dalam persoalan tersebut.

Setelah mencermati penjelasan yang disampaikan, ia menilai penyelesaian konflik perlu segera diarahkan pada langkah konkret, bukan terus berlarut dalam perdebatan mengenai pihak yang benar atau salah.

Advertisements

“Yang pertama, kami tidak bisa lagi melangkah lebih jauh karena memang posisi kami dari Komisi IV sudah tidak melihat mana yang salah dan mana yang benar. Sudah tutup, tidak ada lagi celah. Kayaknya memang harus ada pergantian,” kata Asroni saat RDP.

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya dorongan agar persoalan kepemimpinan di SDN 2 Talang segera diselesaikan.

Namun, tindak lanjut mengenai status PLT kepala sekolah dan kemungkinan pergantian pimpinan masih menunggu keputusan pihak berwenang.

Dalam RDP, perwakilan dewan guru mengungkapkan bahwa mosi tidak percaya merupakan langkah yang diambil setelah upaya penyelesaian melalui musyawarah dan mediasi dinilai belum menghasilkan perubahan yang diharapkan.

Advertisements

Para guru menyebut telah mengikuti dua kali mediasi formal, yakni pada 18 Agustus 2026 dan 5 Oktober 2026.

Meski demikian, ketegangan internal disebut masih berlanjut hingga persoalan tersebut dibawa ke DPRD Kota Bandar Lampung.

Situasi semakin rumit setelah muncul ketidakjelasan mengenai status kepemimpinan di sekolah tersebut.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam rapat, Dinas Pendidikan sempat memfasilitasi serah terima PLT kepala sekolah baru bernama Prio pada 14 Oktober 2026.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements