LAMPUNG TIMUR – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Metro memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Negeri Lampung Timur untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengembangan infrastruktur kelistrikan di sektor pertanian.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi dan koordinasi Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur, Saptono, S.H., di Kantor Kejaksaan Negeri Lampung Timur, Senin 26 Oktober 2026.
Pertemuan yang berlangsung dalam semangat Hari Sumpah Pemuda itu membahas peluang kerja sama untuk memenuhi kebutuhan listrik di kawasan persawahan, khususnya di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.
Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian, mengatakan semangat persatuan dan kolaborasi dalam Hari Sumpah Pemuda menjadi motivasi bagi PLN untuk menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“PLN UP3 Metro berkomitmen untuk terus melayani masyarakat melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kejaksaan Negeri Lampung Timur. Kami siap mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penyediaan layanan kelistrikan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku,” ujar Anas.
Sebagai langkah awal, PLN UP3 Metro akan melakukan survei teknis untuk mengidentifikasi kebutuhan daya, kondisi jaringan listrik yang tersedia, serta potensi pengembangan infrastruktur kelistrikan di kawasan persawahan Desa Tanjung Sari.
Anas menjelaskan, upaya tersebut sejalan dengan program Electrifying Agriculture, yakni pemanfaatan energi listrik untuk menunjang kegiatan pertanian agar lebih efisien dan produktif.
“Sebagai langkah awal, PLN akan melakukan survei teknis untuk mengidentifikasi kebutuhan daya, kondisi jaringan listrik eksisting, serta potensi pengembangan infrastruktur kelistrikan di kawasan persawahan Desa Tanjung Sari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur. Melalui program Electrifying Agriculture, PLN juga mendorong pemanfaatan listrik untuk mendukung sistem pengairan, pengoperasian pompa irigasi, pengolahan hasil panen, dan penggunaan peralatan pertanian modern guna meningkatkan efisiensi serta produktivitas petani,” jelas Anas.
Pemanfaatan listrik di sektor pertanian diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pengairan, mendukung pengoperasian pompa irigasi, serta menunjang proses pengolahan hasil panen. Penggunaan peralatan pertanian modern juga berpotensi meningkatkan efektivitas kegiatan usaha tani.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur, Saptono, S.H., menyampaikan bahwa Kejaksaan RI turut mengambil peran dalam mendukung pelaksanaan Program Ketahanan Pangan Nasional.
Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan panen raya padi di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.
“Kejaksaan RI turut berperan dalam mendukung pelaksanaan Program Ketahanan Pangan Nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan panen raya padi di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur. Panen raya tahap awal direncanakan pada Kamis, 29 Oktober 2026, dengan cakupan lahan persawahan kurang lebih 403 hektare. Kegiatan ini akan dirangkaikan dengan audiensi bersama para petani untuk menyerap aspirasi dan mengidentifikasi kebutuhan dalam meningkatkan produktivitas pertanian”, ungkap Saptono.