Penjualan Listrik PLN UP3 Metro Tumbuh 4,7 Persen hingga September 2026

PLN UP3 Metro mencatat pertumbuhan penjualan listrik 4,7 persen hingga September 2026, seiring aktivitas ekonomi Lampung dan penguatan pelayanan pelanggan.
Krisna Jeri - Kamis, 29 Okt 2026 - 19:14 WIB
Manager PLN UP3 Metro Anas Febrian menyampaikan pertumbuhan penjualan listrik sebesar 4,7 persen hingga September 2026. PLN juga memperkuat pelayanan pelanggan melalui pendekatan proaktif dan program diskon tambah daya listrik hingga 50 persen.
Manager PLN UP3 Metro Anas Febrian menyampaikan pertumbuhan penjualan listrik sebesar 4,7 persen hingga September 2026. PLN juga memperkuat pelayanan pelanggan melalui pendekatan proaktif dan program diskon tambah daya listrik hingga 50 persen. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PLN berupaya menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin responsif terhadap kebutuhan pelanggan.

Anas menegaskan PLN ingin menjadi mitra masyarakat dan pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan energi yang terus berkembang.

“Ketika pelanggan tumbuh, kebutuhan energinya ikut berkembang. PLN ingin berada di dalam proses pertumbuhan tersebut sebagai mitra yang memastikan energi tersedia secara andal. Harapannya, pertumbuhan penjualan listrik tidak hanya menjadi capaian perusahaan, tetapi juga berjalan bersama dengan meningkatnya produktivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat,” tutup Anas.

Melalui penguatan keandalan pasokan, peningkatan kualitas pelayanan, dan kemudahan akses tambah daya, PLN UP3 Metro berharap pemanfaatan listrik dapat terus mendukung produktivitas pelanggan serta mendorong aktivitas ekonomi di Provinsi Lampung.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements