Indonesia Masih Impor 98 Persen Bawang Putih, Lampung Barat Siapkan 400 Hektare Lahan

Lampung Barat menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Lampung untuk uji coba pengembangan bawang putih. Pemkab menyiapkan 400 hektare lahan guna mendukung target swasembada nasional 2029.
Lusiana Purba - Senin, 02 Nov 2026 - 15:36 WIB
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menerima kunjungan Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Muhammad Taufiq Ratule, dan dalam kunjungannya membahas terkait pengembangan bawang putih.
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menerima kunjungan Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Muhammad Taufiq Ratule, dan dalam kunjungannya membahas terkait pengembangan bawang putih. - Foto Diskominfo Lampung Barat

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – Kabupaten Lampung Barat mendapat kepercayaan menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Lampung yang ditunjuk sebagai lokasi pengembangan dan uji coba komoditas bawang putih. Untuk mendukung program swasembada bawang putih nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat menyiapkan lahan hingga 400 hektare sebagai tahap awal pengembangan.

Penunjukan tersebut menjadi peluang strategis bagi Lampung Barat untuk mengembangkan sektor hortikultura sekaligus membuka alternatif sumber pendapatan bagi petani. Terlebih, hingga saat ini Indonesia masih sangat bergantung pada pasokan bawang putih dari luar negeri.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Muhammad Taufiq Ratule mengungkapkan, Lampung Barat dipilih karena memiliki kondisi geografis serta suhu udara yang relatif dingin dan dinilai sesuai untuk pengembangan tanaman bawang putih.

Hal itu disampaikannya saat bertemu langsung dengan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus di ruang kerja bupati, Senin (2/11/2026).

Advertisements

Taufiq menjelaskan, pengembangan bawang putih merupakan bagian dari target besar pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Bahkan, swasembada bawang putih menjadi salah satu arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang ditargetkan tercapai paling lambat pada 2029.

Saat ini, kebutuhan bawang putih nasional masih didominasi produk impor. Indonesia mengimpor sekitar 98 persen dari total kebutuhan bawang putih dengan nilai mencapai Rp10 triliun per tahun.

Sementara itu, produksi bawang putih dalam negeri baru berkisar 40 ribu ton. Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan konsumsi nasional yang mencapai sekitar 700 ribu ton.

Dari 12 komoditas pangan yang menjadi perhatian pemerintah, delapan di antaranya telah mencapai swasembada, termasuk beras. Adapun empat komoditas yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah adalah susu, daging, kedelai, dan bawang putih.


Advertisements

Untuk memenuhi kebutuhan bawang putih secara mandiri, Indonesia diperkirakan membutuhkan lahan pengembangan hingga 100 ribu hektare.

Namun, Taufiq mengakui, salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan komoditas tersebut adalah keterbatasan ketersediaan benih. Bahkan, kebutuhan benih bawang putih yang mencapai 3.000 ton saat ini belum dapat terpenuhi.

Karena itu, dalam tiga tahun ke depan hingga 2028, pemerintah akan memprioritaskan pengembangan produksi benih bawang putih. Selama proses penguatan produksi benih tersebut berlangsung, kebutuhan konsumsi nasional masih akan dipenuhi melalui impor.

Menyambut peluang tersebut, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung program pengembangan bawang putih yang digagas pemerintah pusat.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements