Redam Ketegangan Warga dan Damkar, Parosil: Mari Anggap Persoalan Ini Selesai

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meminta warga dan petugas Damkar mengakhiri kesalahpahaman saat penanganan kebakaran. Pemkab juga menyalurkan santunan Rp8 juta kepada setiap korban.
Edi Prasetya - Senin, 02 Nov 2026 - 18:18 WIB
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menemui masyarakat dan petugas Damkar di Pekon Way Nyerupa, Kecamatan Sukau, Senin (2112026), untuk meredam kesalahpahaman sekaligus menyerahkan santunan kepada korban kebakaran.
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menemui masyarakat dan petugas Damkar di Pekon Way Nyerupa, Kecamatan Sukau, Senin (2112026), untuk meredam kesalahpahaman sekaligus menyerahkan santunan kepada korban kebakaran. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Menurutnya, hampir 90 persen kejadian kebakaran di Lampung Barat disebabkan korsleting listrik. Meski demikian, faktor kelalaian juga perlu menjadi perhatian bersama.

Sebagai langkah antisipasi, Parosil meminta agar Satuan Tugas (Satgas) Taruna Siaga Bencana (Tagana) di tingkat pekon dan kecamatan kembali diaktifkan. Upaya penanganan bencana, kata dia, tidak bisa hanya mengandalkan petugas Damkar, terlebih dengan keterbatasan personel dan peralatan yang tersedia.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kembali hubungan antara masyarakat dan petugas Damkar. Sebab, dalam menghadapi musibah, kepedulian, komunikasi, dan kebersamaan jauh lebih dibutuhkan daripada saling menyalahkan.

“Mari kita saling memaafkan, saling memahami, dan kembali bergandengan tangan. Karena pada akhirnya, kita semua adalah keluarga yang harus saling membantu,” demikian pesan Parosil dalam pertemuan tersebut. (*)

Advertisements

 

 

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements