Sebagai gambaran, penyelenggaraan Pornas Korpri sebelumnya di Sumatera Selatan diikuti sebanyak 103 kontingen.
Sementara itu, pada pelaksanaan di Lampung, jumlah peserta diperkirakan meningkat hingga sekitar 140 kontingen.
Peningkatan jumlah peserta tersebut membutuhkan persiapan yang matang dan terkoordinasi, termasuk penyediaan fasilitas pertandingan serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya.
Pemprov Lampung telah mulai menyiapkan sejumlah kebutuhan penyelenggaraan, termasuk venue pertandingan, identitas kegiatan, dan dukungan teknis lainnya.
Peluncuran logo dan maskot yang melibatkan partisipasi masyarakat, termasuk ASN dan pelajar, juga menjadi bagian dari upaya membangun semangat kebersamaan dalam menyambut pesta olahraga nasional tersebut.
Gubernur menegaskan bahwa keterbatasan anggaran di tengah kebijakan efisiensi tidak boleh menjadi penghalang untuk menyukseskan agenda nasional tersebut.
“Di tengah kebijakan efisiensi, hal ini bukan menjadi penghalang, melainkan tantangan yang harus kita jawab bersama. Dengan soliditas, kreativitas, dan komitmen seluruh pihak, kita optimistis Pornas Korpri XVIII Tahun 2027 dapat terlaksana dengan sukses,” ujar Gubernur.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengajak seluruh peserta Raparnas untuk menikmati kekayaan alam, budaya, dan kuliner khas Lampung.
Sejumlah destinasi yang diperkenalkan di antaranya Pulau Pahawang, Taman Nasional Way Kambas, Kebun Raya Liwa, serta berbagai destinasi wisata alam lainnya.
Selain keindahan alam, kopi robusta Lampung dan aneka kuliner khas daerah juga diharapkan menjadi daya tarik bagi para peserta selama berada di Lampung.
Promosi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.