BANDAR LAMPUNG – PT PLN (Persero) melalui Persekutuan Rohani Kristen (Perokris) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menyalurkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk pembangunan Gereja Katolik Santo Yoseph Stasi Totoharjo di Desa Mulyosari, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Kamis 5 November 2026.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat, sekaligus dukungan dalam meningkatkan kualitas sarana peribadatan. Melalui bantuan ini, PLN berharap pembangunan gereja dapat berjalan lancar sehingga umat memiliki tempat ibadah yang lebih layak dan nyaman.
Selain menunjang aktivitas peribadatan, pembangunan gereja tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan pembinaan umat di lingkungan Gereja Katolik Santo Yoseph Stasi Totoharjo.
Ketua Perokris PLN UID Lampung, Sahala Ian Patra Napitupulu, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN terhadap sesama sekaligus komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui Perokris PLN UID Lampung, kami ingin berbagi kepedulian dan mengambil bagian dalam mendukung pembangunan rumah ibadah. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi umat Gereja Katolik Santo Yoseph Stasi Totoharjo, khususnya dalam mewujudkan tempat ibadah yang lebih layak dan nyaman. Semoga semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong terus terpelihara dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Sahala.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Gereja Katolik Santo Yoseph Stasi Totoharjo, Nuryadi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas bantuan yang diberikan PLN. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi panitia dan umat untuk melanjutkan proses pembangunan gereja.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas perhatian dan bantuan yang diberikan untuk pembangunan Gereja Katolik Santo Yoseph Stasi Totoharjo. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan seluruh umat, karena menjadi salah satu dukungan dalam mewujudkan rumah ibadah yang lebih baik. Kami berharap pembangunan gereja dapat berjalan lancar sehingga nantinya umat dapat beribadah dengan lebih nyaman. Semoga PLN semakin maju dan terus membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkap Nuryadi.
Melalui penyaluran bantuan TJSL ini, PLN berharap pembangunan Gereja Katolik Santo Yoseph Stasi Totoharjo dapat meningkatkan kualitas fasilitas peribadatan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang harmonis, inklusif, dan menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama.
Program tersebut juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya tujuan ke-11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui dukungan terhadap penyediaan sarana ibadah yang layak, aman, dan nyaman.
Selain itu, bantuan tersebut mendukung SDGs tujuan ke-10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, melalui peningkatan akses masyarakat terhadap fasilitas peribadatan yang memadai.
Sejalan dengan semangat Energi untuk Kehidupan yang Lebih Baik, PLN menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan energi listrik, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.