Gubernur menyebutkan bahwa olahraga memiliki makna luas. Selain menjadi sarana menjaga kesehatan dan kebugaran, olahraga juga dapat membangun semangat, meningkatkan produktivitas kerja, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan persaudaraan di antara ASN.
“Sebagai tuan rumah, Lampung berkomitmen memberikan penyambutan dan pelayanan terbaik. Masyarakat Lampung menjunjung tinggi nilai-nilai keramahan dan keterbukaan dalam menerima tamu, serta semangat berbaur dan membangun kebersamaan. Kami ingin seluruh kontingen merasa nyaman dan diterima seperti di rumah sendiri,” jelas Gubernur.
Ia menegaskan, persiapan Pornas Korpri XVIII 2027 membutuhkan kerja sama dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Pihak-pihak yang diharapkan terlibat antara lain pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Pengurus Pusat BAPOR Korpri, KONI, TNI-Polri, dunia usaha, hingga masyarakat.
Pemprov Lampung juga mengharapkan masukan, koreksi, dan arahan dari seluruh peserta Raparnas agar persiapan penyelenggaraan semakin matang, terarah, serta mampu menjawab berbagai tantangan.
Dalam penyelenggaraan Pornas Korpri XVIII 2027, Lampung menargetkan empat keberhasilan utama, yakni:
1. Sukses penyelenggaraan, melalui pelaksanaan kegiatan yang tertib, lancar, dan berkualitas.
2. Sukses prestasi, dengan menghadirkan kompetisi yang membanggakan serta menjunjung tinggi sportivitas.
3. Sukses administrasi, melalui tata kelola kegiatan yang transparan dan akuntabel.
4. Sukses peningkatan perekonomian, dengan memastikan kegiatan memberikan manfaat nyata bagi UMKM, sektor pariwisata, dan masyarakat Lampung.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, Pornas Korpri XVIII 2027 dinilai memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Kehadiran kontingen, atlet, pendamping, dan pejabat dari berbagai daerah diharapkan meningkatkan aktivitas sejumlah sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, hingga destinasi wisata.